Aplikasi Finansialku, Catatan Keuangan hingga Investasi Pengguna

Pengguna dapat mengatur keuangan untuk tujuan tertentu, seperti beli rumah atau biaya sekolah.
Desy Setyowati
27 Januari 2019, 06:00
Aplikasi Finansialku
Finansialku
Aplikasi Finansialku

Setiap orang memiliki hal-hal yang ingin dicapai seperti membeli rumah, pendidikan anak, hingga  menyiapkan dana hari tua. Aplikasi Finansialku dapat membantu Anda mencatat keuangan, membuat anggaran, merencanakan keuangan, mengelola investasi dan membuat laporan keuangan. 

Startup ini dibangun Harris Darmawan bersama dua rekannya Melvin Mumpuni sebagai CEO dan Alvin Augusto Saputra sebagai CTO. Sementara Harris menjabat sebagai COO Finansialku.

Aplikasi Finansialku yang bisa diunduh di Google Play Store pada awal 2017. Saat ini, aplikasi Finansialku sudah diunduh 77,3 ribu kali. "Pengguna aktif sekitar 11 ribu dan yang premium 5.817," kata dia kepada Katadata di Kantor Asosiasi Fintech (Aftech), Jakarta, kemarin (24/1).

Finansialku memang tersedia gratis untuk masa percobaan selama 30 hari. Setelahnya, pengguna akan ditawarkan untuk layanan berbayar seharga Rp 350 ribu per tahun. Sebab, Finansialku menyediakan fitur tambahan di layanan berbayar.

Advertisement

(Baca: Sociabuzz Luncurkan Jejaring Sosial Premium bagi Pekerja Kreatif)

Fitur tambahan itu misalnya, jumlah layanan tak terbatas. Sementara pada masa percobaan, layanan dibatasi hanya enam puluh. Pengguna berbayar juga bisa berkonsultasi dengan perencana keuangan secara online, serta mendapat catatan  tentang investasi, anggaran dan aset.

Setelah terdaftar, pengguna bisa memilih perencana keuangan untuk berkonsultasi. Harris menjamin, perencana keuangan akan menjawab pertanyaan pengguna selama 24 jam. Saat ini, Finansialku memiliki tiga perencana keuangan.

Ia juga menjamin keamanan data pengguna. "Datanya terenkripsi. Kami pun tidak akan tahu. Makanya, perencana keuangan biasanya akan menanyakan kembali hal-hal yang sudah dicantumkan di profil," kata dia.

Sejauh ini, fitur tanya jawab paling banyak digunakan oleh pengguna. "Yang paling sering ditanya, mereka punya rencana apa dan uangnya sekian. Mereka akan tanya bisa investasi apa untuk bisa menjalankan rencananya itu," ujar dia.

(Baca: Kata.ai Jadi Penyedia Fitur Chatbot WhatsApp Bisnis)

Bahkan, pengguna bisa berkonsultasi langsung dengan perencana keuangan dan akan diatur oleh tim Finansialku. Hanya, Finansialku mengenakan biaya tambahan sebesar Rp 500 ribu per jam. Tak hanya itu, pengguna juga bisa meminta dibuatkan perencana keuangan selama setahun. Besaran biayanya disesuaikan dengan kompleksitas persoalan.

Selain layanan perencanaan keuangan, pengguna bisa membeli reksa dana langsung dari aplikasi maupun situs Finansialku. Dalam hal ini, Finansialku menyediakan 17 produk reksa dana, bekerja sama dengan Bareksa. Saat ini, Finansialku mengkaji instrumen investasi lain yang bisa disediakan di platform mereka.

Tak hanya itu, Finansialku juga menyediakan informasi mengenai investasi, asuransi, dan perencana keuangan. Finansialku juga mengadakan kursus bagi para pengguna.

Di Indonesia, terdapat beberapa layanan serupa seperti Uangku, Monefy, TemanBisnis, dan Wallet. Di aplikasi Uangku, pengguna menyebutkan target tabungan dan pengeluaran selama sebulan. Lalu, Uangku otomatis menghitung batas maksimal pengeluaran pengguna setiap hari supaya bisa mencapai target.

(Baca: Startup Bizhare Bantu UMKM Cari Pendanaan Tanpa IPO)

Pengguna juga bisa mencatat transaksi yang sudah terjadi maupun rencana pemasukan atau pengeluaran di masa yang akan datang. UangKu juga menyajikan daftar transaksi setiap hari maupun setiap bulan, dalam fitur kalender dan statistik.

Peran Monefy juga sama, bisa menghitung persentase pengeluaran untuk masing-masing kategori setiap hari, minggu, bulan, hingga tahun. Money juga menyediakan layanan gratis dan berbayar.

Sementara TemanBisnis diperuntukan bagi pengusah yang pertama kali memulai usaha. Aplikasi ini dirancang untuk mencatat pemasukan, pengeluaran, hingga transaksi kredit atau utang. Aplikasi ini secara otomatis menghitung sejumlah laporan seperti laba/rugi, utang/piutang, dan pertumbuhan kas secara periodik. 

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait