Tak Lagi Terbatas, Semua Penduduk di Singapura Bisa Pakai Gojek

Aplikasi Gojek Singapura sama dengan yang digunakan di Indonesia.
Desy Setyowati
10 Januari 2019, 13:55
taksi online
ANTARA/Wahyu Putro
Seorang pengguna menunjukkan aplikasi taksi online di Jakarta, Sabtu (1/4).

Penyedia layanan on-demand Gojek resmi membuka layananya bagi seluruh penduduk Singapura. Sebelumnya, layanan versi beta Gojek ini hanya bisa dinikmati secara terbatas oleh nasabah Bank DBS atau POSB Bank yang terpilih.

Aplikasi Gojek versi beta sudah hadir di beberapa kota di Singapura sejak November 2018. Awal Januari 2019, layanan Gojek diperluas ke seluruh Singapura. Kini, "Gojek membuka akses ke semua pelanggan di Singapura," demikian dikutip dari Business Times, Kamis (10/1).

Masyarakat Singapura bisa mengunduh aplikasi Gojek di App Store maupun Google Play Store. Aplikasi yang digunakan di Negeri Singa itu pun sama dengan di Indonesia.

Bagi pengguna pertama di Singapura, Gojek memberikan dua voucher masing-masing senilai S$ 5. Voucher itu bisa dipakai untuk dua kali perjalanan selama dua minggu setelah mendaftar. 

Advertisement

(Baca: Ditolak Sekali, Gojek Lanjutkan Lobi Pemerintah Filipina)

Presiden Gojek Andre soelistyo mengatakan, uji coba layanan Gojek atau tahap beta sukses dilakukan. "Kami sangat bersemangat untuk memperpanjang fase beta kami untuk semua konsumen di Singapura," katanya. "Kami berkomitmen untuk membawa pilihan layanan berbagi tumpangan (ride-hailing) di Singapura."

Andre menjelaskan, peluncuran aplikasi Gojek dilakukan bertahap guna memastikan keandalannya. "Gojek berusaha untuk menyempurnakan aplikasi dan pengalaman pengguna berdasarkan tanggapan yang diterima," ujarnya.

Tanggapan itu dihimpun Gojek dari mitra pengemudi yang mendaftar di Singapura. Misalnya, Gojek meningkatkan sistem routing-nya di Singapura. Harapannya, titik penjemputan lebih akurat dan rute perjalanan yang dipilih lebih cepat.

Yang menarik, Gojek menyematkan fitur 'jeda' di aplikasi mitra pengemudi. Hal ini bertujuan agar mitra pengemudi bisa beristirahat sejenak tanpa keluar dari aplikasi. Andre mengatakan, fitur ini dibuat setelah ada usulan dari mitra pengemudi di Singapura.

(Baca: Aplikasi Gojek Indonesia Bakal Bisa Dipakai di Singapura)

Selain itu, Gojek memperkenalkan peta yang menunjukkan daerah dengan permintaan yang tinggi. Fitur ini memungkinkan mitra pengemudi mendapat lebih banyak pesanan. Dengan begitu, pendapatannya diharapkan meningkat.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait