Warga Jawa Barat Kini Bisa Membayar Pajak Kendaraan Lewat E-Commerce

Pembayaran bisa dilakukan melalui aplikasi Bukalapak dan Tokopedia.
Desy Setyowati
4 Januari 2019, 12:03
KENAIKAN TARIF STNK TIGA KALI LIPAT
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Dengan aplikasi Samsat Mobile Jawa Barat (Sambara), masyarakat tak perlu lagi antre untuk membayar pajak kendaraan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil luncurkan aplikasi Samsat Mobile Jawa Barat (Sambara) untuk mempermudah masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa langsung membayar pajaknya lewat jaringan ATM Bank BJB, gerai retail modern, hingga toko online.

"Bayar pajak kendaraan bermotor sekarang bisa dimana saja. Download apps SAMBARA untuk mendapatkan kode bayar. Setelah itu bisa bayar di ATM BJB, Alfamart, Indomaret, Bukalapak dan Tokopedia dll," tulis Tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagram, Kamis (3/1).

Vice President of Product-Society Bukalapak Zakka Fauzan menyampaikan, baru pemerintah provinsi Jawa Barat yang membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor ini di platformnya. "Pembayaran pajaknya langsung melalui aplikasi Bukalapak," kata dia kepada Katadata.

(Baca: Bayar Pajak Bumi dan Bangunan di Semarang Bisa Pakai Go-Pay)

Advertisement

Caranya, pengguna memasukkan Nomor Identitas Kependudukan (NIK) dan nomot rangka kendaraan. Setelahnya, aplikasi Bukalapak bakal menampilkan rincian data kendaraan berikut besaran tagihan yang harus dibayarkan. Selanjutanya, pengguna melakukan pembayaran dan mencetak bukti bayar yang dikirimkan melalui surat elektronik (email).

Dari channel elektronik e-commerce maupun retail modern, pembayaran tersebut akan diproses oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat.

Lalu, pengguna menukarkan bukti bayar itu dengan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) di seluruh layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jabar, selambat-lambatnya sebulan setelah membayar. Dokumen kendaraan bisa dikirimkan melalui penyedia jasa logistik seperti TIKI, Pos Indonesia hingga Go-Send dari Gojek.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait