Kominfo Luncurkan Kembali Portal Indonesia.go.id

Keberadaan portal ini merupakan arahan Presiden Jokowi sebagai nation branding.
Desy Setyowati
10 Desember 2018, 18:24
Rudiantara
Arief Kamaludin|KATADATA
Menkominfo Rudiantara menjadi pembicara kunci pada acara Katadata Forum bertajuk "Konektivitas Telekomunikasi Indonesia di Era Ekonomi Digital" di Jakarta, Selasa (29/11).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali meluncurkan portal www.indonesia.go.id. Selain itu, pemerintah juga meluncurkan Government Public Relation Televisi (GPR TV) yang bisa diakses melalui parabola.

 “Ini adalah beranda Indonesia. Isinya semua tentang Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di kantornya, Senin (12/10).

Selain Kementerian Kominfo, Kepala Staf Kepresidenan, Sekretariat Kabinet, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan turut dalam pengelolaan portal ini.

"Presiden (Joko Widodo/Jokowi) mau ada semacam etalase Indonesia sebagai nation branding. Maka Indonesia.go.id bisa dianggap sebagai etalase Indonesia," ujar Juru Bicara Presiden sekaligus Pemimpin Redaksi Indonesia.go.id Johan Budi.

Advertisement

Konten yang tersaji di Indonesia.go.id saat ini tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Ke depan, Rudiantara berharap portal ini dapat diakses dalam setidaknya 13 bahasa.

(Baca juga: Lawan Kritik, Jokowi-Ma'ruf Dorong Narasi Capaian Kinerja Pemerintah)

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti menambahkan, ada tiga konsep rubrikasi dalam portal ini. Pertama, kepentingan nasional dalam hal data seperti profil dan sejarah Indonesia. Kedua, layanan seperti pendidikan, kesehatan, keuangan, dan lainnya. Ketiga, program prioritas termasuk cek fakta peristiwa.

Nantinya, situs semua Kementerian dan Lembaga (K/L) bakal terintegrasi dengan Indonesia.go.id. Selanjutnya, situs pemerintah daerah (pemda) juga akan terhubung. "Nanti ada gambar peta Indonesia, masyarakat bisa klik daerah yang ingin dicari infonya. Nanti akan muncul situsnya," kata Rosarita.

Di dalam Indonesia.go.id, tersedia tautan cek fakta untuk melakukan verifikasi atas informasi yang diterima. Setiap pekan, Kementerian Kominfo pun merilis daftar informasi atau berita palsu (hoax) yang beredar di masyarakat. "Indonesia.go.id sudah keluar sejak November 2018. Dalam beberapa minggu, situs ini sudah dibaca 774.696 kali," katanya.

Sementara GPR TV memuat delapan produk yakni hard news; feature dokumenter; talkshow; tutorial; greetings; kalender atau event; variety show; dan, iklan layanan masyarakat.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait