Google Donasi Rp 15 Miliar untuk Korban Tsunami Palu

Desy Setyowati
3 Oktober 2018, 10:36
Gempa Palu
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Warga yang terluka digotong personel TNI untuk dievakusi dengan pesawat Hercules di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). Sejumlah warga Palu dievakuasi ke luar Kota Palu menggunakan pesawat Hercules karena susahnya mencari makan pascagempa dan tsunami di Palu.

Perusahaan teknologi Google menyampaikan turut berduka cita atas musibah gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng). Google pun memberikan donasi US$ 1 juta atau sekitar Rp 15 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Google Sundar Pichai lewat akun Twitter-nya. "Kami ikut berduka cita atas gempa bumi dan tsunami di Indonesia. @googleorg dan Googler menyumbang US$ 1 juta untuk mendukung upaya bantuan," kata dia lewat akun @sundarpichai, kemarin (2/10).

Adapun Googler merupakan sebutan untuk karyawan yang bekerja di Google. Pichai juga menyampaikan, bahwa Google mengaktifkan fitur SOS Alert untuk memberikan info darurat bagi mereka yang terkena dampak bencana ini.

(Baca juga: Pengusaha Retail Telan Kerugian Ratusan Miliar Akibat Gempa Palu)

Selain Google, Facebook lebih dulu mengaktifkan fitur Safety Check setelah terjadi gempa dan tsunami di Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) lalu. Lewat fitur itu, Anda bisa menginformasikan kondisi Anda setelah terjadi bencana, sehingga pengguna lain bisa mengetahui keadaan Anda.

Sekadar informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, gempa di Palu dan Donggala terjadi sebanyak 22 kali pada akhir pekan lalu (28/9). Gempa dengan magnitudo 7,4 skala richter (SR) sehingga mengakibatkan tsunami yang terjadi sekitar 17.22 WIB atau 18.22 WITA dengan ketinggian sekitar 0,5-3 meter.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait