Modalku Cairkan Rp 2 Triliun Kredit UMKM di Tiga Negara

Fintech pinjam-meminjam Modalku telah beroperasi di Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
14 Agustus 2018, 13:17
fintech modalku
Arief Kamaludin | KATADATA

Grup Modalku telah mencairkan lebih dari Rp 2 triliun modal usaha sebesar ke lebih dari 7 ribu unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Dari total pencairan di Asia Tenggara, Modalku telah menyalurkan lebih dari Rp 1,1 triliun bagi UMKM Indonesia.

"Di Indonesia, UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perekonomian. Modalku sangat bangga dapat
mendukung perkembangan sektor ini," kata Head of Micro Business Modalku Sigit Aryo Tejo di Jakarta, Selasa (14/8).

Untuk merangkul lebih banyak UMKM, Modalku menyediakan berbagai solusi melalui produk Trade Finance. Modalku juga menyediakan layanan peer-to-peer (P2P) lending, di mana peminjam dapat memperoleh kredit tanpa agunan hingga Rp 2 miliar dari para kreditor, baik individu atau institusi yang mencari alternatif investasi secara digital.

(Baca juga: Modalku Targetkan Penyaluran Kredit Rp 1 Triliun pada Semester I 2018)

Studi Deloitte dan Visa terhadap Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Asia Tenggara menunjukkan bahwa pasar UKM di Indonesia didominasi oleh sektor perdagangan/trade (sebesar 27% dari total UKM tanah air). Studi yang sama menemukan bahwa arus kas macet adalah permasalahan finansial nomor satu bagi UKM Indonesia. Tantangan terberat selanjutnya adalah terkait penagihan invoice ke pelanggan, di mana 22-26% dari tagihan terlambat dilunasi.

Permasalahan arus kas inilah yang dapat diatasi dengan produk Trade Finance Modalku. Rangkaian produk ini merupakan pembiayaan modal tambahan bagi UMKM dalam menjalankan rantai bisnisnya, baik dalam proses invoice di antara UMKM dengan klien/pelanggannya atau terkait pembiayaan di antara UMKM dan supplier/penyedia barangnya.

Yukka, pemilik merek sepatu Brodo menyatakan, Modalku telah membantu kelancaran arus kas perusahaannya. "Metode pembayaran yang mudah juga membuat saya dapat mengembangkan bisnis secara lebih optimal, seperti dengan menambah stok barang hingga memperluas cabang toko offline dan online retail store,” ujarnya.

(Baca juga: Pemerintah Cermati Keamanan Data Nasabah Fintech dan E-Commerce)

Sejak berdiri pada 2016 lalu, Modalku telah meraih Pendanaan Seri A dan Seri B terbesar bagi platform P2P lending di Asia Tenggara, masing-masing sebesar Rp 100 miliar dan Rp 350 miliar. Pendanaan Seri B Modalku yang diumumkan April 2018, didukung oleh SoftBank Ventures Korea, Sequoia India, Alpha JWC Ventures Indonesia, serta Golden Gate Ventures.

Modalku adalah merek dagang yang dimiliki PT Mitrausaha Indonesia Grup. Secara hukum, Modalku terdaftar di OJK sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Reporter: Pingit Aria
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait