Lazada Luncurkan 5 Fitur Pemikat Pembeli

Desy Setyowati
26 Juli 2018, 14:37
Lazada e-commerce
Arief Kamaludin|KATADATA

Lazada merupakan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia. Untuk memaksimalkan efek jumlah kunjungan terhadap penjualan, Lazada pun merilis lima fitur baru.

Kelima fitur itu adalah naikkan produk, deskripsi produk atau lorikeet, store builder, chat, dan seller voucher. "Fitur-fitur ini terbukti meningkatkan transaksi para penjual," ujar Head of Seller Training Development and Service Lazada University Felicia Wijaya di Jakarta, Kamis (26/7).

Adapun, Lazada memiliki 60 ribu penjual terdaftar di Indonesia. Lalu, terdapat 95 ribu penjual lainnya yang terdaftar di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Felicia menjelaskan, kehadiran lima fitur ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan yang berujung pada transaksi. Melalui fitur naikkan produk, penjual menempatkan tiga produk unggulan di halaman depan platform. Selain itu, Lazada juga mengusung fitur campaign dan flash sale untuk menarik pengunjung.

(Baca juga: Bukalapak Akan Pekerjakan 1.000 Teknisi hingga Akhir 2018)

Lalu, untuk membuat toko terlihat menarik, mitra penjual Lazada dapat menggunakan fitur lorikeet dan store builder. Lazada mengimbau penjual memberikan deskripsi yang lengkap seputar produk. Kemudian, melalui fitur store builder penjual bisa menyesuaikan tampilan toko dengan tema yang sedang berlangsung, seperti Asian Games 2018 atau Hari Kemerdekaan.

Grafik: 10 e-Commerce dengan Pengujung Terbanyak TW I 2018 di Indonesia
10 e-Commerce dengan Pengujung Terbanyak TW I 2018 di Indonesia

Tahap selanjutnya, Lazada mendorong pengunjung untuk membeli produk melalui fitur chat dan seller voucher. "Di industri retail, ada istilah give with purchase. Misalnya, membeli baju akan mendapat bonus kalung. Ke depan kami akan kembangkan ini," ujar Chief Marketing Officer (CMO) Lazada Indonesia Achmad Alkatiri.

Hanya, ia juga memahami tidak semua penjual pandai memaksimalkan fitur-fitur tersebut. Oleh karenanya, ada Lazada club atau komunitas penjual untuk bertukar informasi seputar fitur-fitur tersebut. Selain itu, Lazada mengadakan workshop khusus kepada 500 penjual yang termasuk top seller.

(Baca juga: Merugi tapi Valuasinya Naik, Fenomena Bisnis Digital Indonesia)

Tak hanya fitur, Lazada berniat menambah jumlah gudang logistik (warehouse). Saat ini, Lazada memiliki warehouse di DKI Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. "Kami akan explore terus penambahan infrastruktur ini," kata dia.

Sebelumnya , Lazada mencatatkan 250 ribu transaksi selama Ramadan 2017. Transaksi tersebut mencapai 2,3 kali lipat dibanding Ramadan 2016 dan 1,4 kali lipat daripada bulan-bulan lainnya. Sedangkan pada saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2017, Lazada mencatat jumlah transaksinya  2,5 kali lebih tinggi dibanding periode sama 2016.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait