Kioson Raup Laba Rp 2,41 Miliar Kuartal I 2018

Desy Setyowati
2 Mei 2018, 19:23
Kioson
Kioson
Direksi dan manajemen Kioson saat IPO di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (5/10).

Penyedia jasa perdagangan online-to-offline (O2O) PT Kioson Komersial Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih Rp 2,41 miliar per Kuartal I-2018. Jumlah tersebut meningkat 187% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Kioson Jasin Halim mengatakan, kenaikan laba bersih itu disokong oleh pendapatan perseroan yang mencapai Rp 658,3 miliar. Nilai tersebut meningkat 3.574,7% dibanding Kuartal I-2017. Pertumbuhan itu berasal dari kontribusi penjualan produk digital yang mencapai Rp 654,8 miliar atau naik 5.282,5%.

Supaya peningkatan keuntungan ini berkesinambungan, Kioson fokus mengembangkan layanan. "Saat ini, fitur yang paling banyak peminatnya di daerah masih berpusat di transaksi jual beli pulsa, pembayaran produk digital dan Payment Point Online Bank (PPOB)," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (2/5).

Transaksi PPOB yang dimaksud seperti transfer uang, pembayaran tagihan pembiayaan, pulsa, paket data internet, token listrik, TV berlangganan, belanja online, asuransi, iuran jaminan kesehatan, game voucher, hingga tiket perjalanan.

(Baca juga: Merugi tapi Valuasinya Naik, Fenomena Bisnis Digital Indonesia)

Melalui pengembangan layanan secara berkala, ia optimistis jumlah pengguna bakal meningkat. Hingga Kuartal I-2018, Kioson telah melibatkan 35 ribu mitra pemilik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta melayani lebih dari 4 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jaringan terbesar di kota-kota kecil.

Saat ini, Kioson tengah mengembangkan layanan baru berupa isi ulang (top up) uang elektronik melalui kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Selain top up saldo, fitur tambahan ini juga menawarkan metode pembayaran menggunakan TAP CASH kepada konsumen yang bertransaksi di warung Kios.

Selain menambah layanan, Kioson juga menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia, khususnya di bidang layanan logistik. Dari kolaborasi tersebut dibentuk Agen KIOS-POS yang diresmikan pada Februari 2018 lalu. Melalui layanan ini, masyarakat di daerah bisa menikmati jasa kurir pengiriman barang dan pembayaran di warung sekitar mereka.

(Baca juga: BEI Siapkan Aturan Permudah Start-Up Go-Public Tahun Ini)

Jasin menyampaikan, tahun ini waktu yang pas bagi Kioson memperluas pasar lewat akuisisi jaringan mitra kios di daerah. Selain itu, Kioson juga bakal memperkuat infrastruktur.

“Melalui canvasser Kioson dan mitra kios sebagai agent of change, kami berupaya menciptakan layanan dan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kota lapis kedua dan ketiga di Indonesia,” ujar dia.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait