Grab dan Go-Jek Kini Berebut Mantan Pengemudi Uber

Go-Jek membuka 9 titik untuk memfasilitasi pendaftaran mantan pengemudi Uber, sementara Grab hanya 5 titik.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
2 April 2018, 17:21
Pengemudi Uber ke Gojek
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Sejumlah pengemudi ojek berbasis daring Uber mengantre mendaftarkan diri ke kantor Go-jek di Kawasan Cilandak, Jakarta, Senin (2/4).

Setelah diakuisisi oleh Grab, aplikasi Uber di Asia Tenggara bakal dibekukan mulai 8 April 2018. Akuisisi tersebut seharusnya juga mencakup seluruh ‘aset’ Uber ke Grab, termasuk mitra pengemudinya. Kenyataannya, Go-Jek kini turut merekrut mitra pengemudi Uber di Indonesia.

Go-Jek membuka 9 titik untuk perekrutan pengemudi Uber pada Sabtu-Minggu (31 Maret-1 April 2018) lalu. Kesembilan titik perekrutan tersebar di Cilandak, Meruya, Condet, Jatiwaringin, Gunung Sahari, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Syarat bagi calon pengemudi pun mudah, hanya KTP, SIM, STNK dan aplikasi Uber yang aktif.

Sumardi, seorang pengemudi Uber, mengaku telah mendaftar ke Go-Jek di kantor perwakilannya di Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin. “Antreannya panjang, tapi saya sudah daftar. Tinggal ambil jaket sama helmnya, minggu depan,” ujarnya, Senin (2/4). Hanya, manajemen Go-Jek menolak berkomentar.

(Baca juga: Pemerintah Siap Intervensi Tarif Ojek Online

Ia memilih Go-Jek karena menurutnya tarif yang ditetapkan oleh perusahaan besutan Nadiem Makarim itu lebih menguntungkan bagi pengemudi. “Kalau Grab masih banyak promo, tapi uang subsidi dari perusahaan sering terlambat masuknya,” kata dia.

Selain itu, untuk mendaftar ke Grab, pengemudi diminta setor Rp 100 ribu sebagai saldo GrabPay. “Kalau Go-Jek gratis,” ujarnya.

Sementara, Grab membuka 5 titik pendaftaran bagi pengemudi Uber di Cibubur, Jakarta Timur; Bendungan Hilir, Jakarta Pusat; Cikarang, Bekasi; Alam Sutera, Tangerang dan Srengseng, Jakarta Barat. Meski secara formal sudah termasuk dalam kesepakatan bisnisnya, namun pengemudi Uber yang ingin bergabung ke Grab tetap harus mendaftar ulang.

(Baca juga: Grab dan Go-Jek Sepakat Naikkan Tarif Ojek Online)

Direktur Pelaksana Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata sebelumnya telah menyambut mitra pengemudi Uber yang ingin bergabung ke platform-nya.

"Kami sangat peduli dengan kesejahteraan Anda, dan akan bekerja keras untuk memastikan Anda mendapatkan berbagai manfaat dan insentif yang sama seperti yang telah kami berikan bagi mitra pengemudi kami," kata Ridzki dalam keterangannya, Senin (26/3) lalu.

Reporter: Pingit Aria
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait