Bank Mandiri Berbagi Jaringan Merchant dengan OVO

Nantinya, uang elektronik OVO bakal bisa digunakan bertransaksi di merchant-merchant yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri.
Image title
29 Maret 2018, 17:37
Mandiri OVO
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Dirutr TI dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans (kedua kanan), Dirut Visionet Internasional (OVO) Adrian Suherman (kedua kiri), SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi (kanan) dan Director Interprise Payment OVO Harianto Gu

Bank Mandiri bekerjasama dengan PT Visionet lnternasional (OVO) untuk memperluas layanan transaksinya. Pada tahap awal, Bank Mandiri dan OVO akan berbagi jaringan merchant. Saat ini, Bank Mandiri telah bekerja sama dengan sekitar 200 ribu merchant, sementara baru 23 ribu merchant yang menerima pembayaran dengan OVO.

"Lewat sinergi ini, kami yakin dapat mendorong akselerasi gerakan nasional non-tunai dan meningkatkan penetrasi layanan Mandiri di seluruh segmen masyarakat,” kata Direktur Teknologi lnformasi dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans saat acara penandatangan nota kesepahaman di Hotel JS Luwansa, Jakarta pada Kamis (29/3).

Menurutnya, Bank Mandiri selalu berusaha terbuka terhadap inovasi, terlebih di era digital. Salah satu langkahnya, Bank Mandiri bekerja sama dengan perusahaan financial technology (fintech) seperti OVO.

Sementara Direktur Utama OVO Adrian Suherman yang mengatakan, kerjasama ini dilakukan untuk optimalisasi jaringan merchant Bank Mandiri dan OVO. Nantinya, pengguna kartu debit Mandiri, kartu kredit Mandiri, Mandiri e-Money dan Mandiri e-Cash dapat bertransaksi di jaringan merchant yang telah bekerja sama dengan OVO.

Advertisement

"Hal serupa juga dapat dilakukan pengguna OVO di jaringan merchant yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan transaksi non-tunai bagi kedua perusahaan," ujar Adrian.

(Baca juga: I.Saku, Uang Elektronik Milik Grup Salim Kantongi Izin BI)

OVO juga akan menerima layanan Bank Mandiri di aplikasinya dan dapat memanfaatkan jaringan elektronik Bank Mandiri seperti ATM dan Mandiri Online sebagai infrastruktur pendukung untuk pengembangan layanan OVO. Ke depannya, pengguna OVO juga bisa isi ulang saldo OVO Cash dan tarik dana melalui jaringan Bank Mandiri.

Dengan perkembangan uang elektronik di Indonesia, Adrian merasa ditantang untuk selalu meningkatkan layanan, salah satunya dengan mempersiapkan channel dan akses untuk menjangkau lebih banyak pengguna. "Kolaborasi perusahaan teknoiogi finansial dan perbankan tentunya akan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan," kata Adrian.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait