Penjualan Tiket.com Naik 2 Kali Lipat Setelah Diakuisisi Djarum

Pemesanan kamar hotel tumbuh paling tinggi, namun kontribusi tiket pesawat tetap yang terbesar terhadap nilai total penjualan Tiket.com.
Desy Setyowati
26 Februari 2018, 20:41
Tiket.com
Arief Kamaludin | Katadata

Setelah diakuisisi GDP Venture melalui Blibli.com, Tiket.com mengklaim penjualan per harinya meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. GDP Venture merupakan unit usaha Grup Djarum yang fokus di bisnis online.

Bila sebelum diakuisisi penjualan per harinya hanya mampu menembus 10 ribu transaksi, maka setelah aksi korporasi tersebut sanggup menyentuh angka 20 ribu transaksi per hari. “Itu signifikan,” tutur Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa saat acara ‘Office Warming for Media’ di kantornya, Jakarta, Senin (26/2).

Pertumbuhan ini, kata dia, tidak lepas dari berbagai upaya perbaikan. Pertama, Tiket.com menggencarkan pemasaran setelah diakuisisi. Kedua, desain ulang aplikasi terbukti mendongkrak transaksi melalui aplikasi yang tadinya 60-70% menjadi 70-80%. “Aplikasinya jadi lebih sederhana,” kata dia.

(Baca juga:  Go-Jek: Transaksi Mitra Go-Food Rata-Rata Naik 2,5 Kali Lipat)

Advertisement

Gaery juga menyebutkan, aplikasi Tiket.com sudah diunduh enam juta kali di toko aplikasi. Nilai transaksi melalui aplikasi pun kini menjadi yang dominan dibanding melalui situs ataupun mobile web.

Tiket.com juga menjalin kerja sama dengan distributor seperti hotel, maskapai penerbangan, dan berbagai tempat hiburan maupun penyelenggara acara. Dengan maskapai, misalnya, Tiket.com menawarkan pembayaran di muka supaya mendapat harga yang lebih murah. Selain itu, Gaery juga mengklaim bahwa perusahaannya adalah yang pertama kali bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Adapun, layanan yang tersedia di Tiket.com adalah pemesanan kamar hotel, tiket pesawat dan kereta api, sewa mobil, event, serta atraksi. Meskipun pertumbuhan pemesanan kamar hotel merupakan yang tertinggi, kontribusi tiket pesawat tetap yang terbesar terhadap nilai total penjualan. Ke depan, ia berencana memisahkan layanan event dan atraksi menjadi dua fitur.

(Baca juga: Pengusaha Hotel Indonesia Bikin Aplikasi Pesaing Airbnb)

Selain itu, Tiket.com pun berencana merilis fitur baru yakni reschedule atau ubah jadwal perjalanan. Fitur tersebut akan menambah tiga fitur yang dirilis sebelumnya, yaitu smart refund, smart roundtrip, dan smart traveller.

Sebelumnya, Global Digital Prima (GDP) Ventures melalui anak usahanya PT Global Digital Niaga (GDN) mengakuisisi Tiket.com pada 12 Juni 2017. Yang mana, Blibli.com merupakan penyedia lapak pedagang online (marketplace) yang dikelola dan dioperasikan oleh GDN.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait