Rudiantara Bocorkan Rencana Investor Lokal Suntik Modal Unicorn

Seiring derasnya modal asing masuk ke startup Indonesia, pemerintah ingin memastikan adanya perlindungan data pribadi masyarakat.
Desy Setyowati
1 Februari 2018, 15:16
digital
Arief Kamaludin | Katadata

Masuknya investasi Google ke Go-Jek seolah menegaskan besarnya minat pemodal asing terhadap bisnis digital di Indonesia. Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan bahwa investor lokal pun tak kalah antusias.

"Tunggu sebentar lagi, pasti ada investor nasional yang masuk ke unicorn," kata dia usai acara Indonesia-Australia Digital Forum di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (1/2). Sayangnya, dia enggan menyebutkan unicorn lokal yang bakal disuntik modal oleh perusahaan nasional tersebut.

Saat ini, Indonesia memiliki empat unicorn, yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Ia menargetkan, Indonesia memiliki lima unicorn di 2019. Istilah 'unicorn' sendiri merujuk pada perusahaan rintisan atau start-up dengan valuasi mencapai US$ 1 miliar atau setara Rp 14,2 triliun. "Kalau investor lokal masuk itu akan menambah confident investor asing," kata dia.

(Baca juga: Ekspansi Bisnis Go-Jek, dari Ojek ke Fintech)

Ia menambahkan, masuknya pemodal besar seperti Google, Alibaba hingga Temasek menunjukkan tingginya kepercayaan mereka terhadap kinerja perusahaan digital di Indonesia. “Itu juga menunjukan kepercayaan internasional terhadap sektor digital di Indonesia, karena kemudahan yang diberikan pemerintah," kata Rudiantara.

Seiring dengan derasnya modal asing masuk ke startup Indonesia, pemerintah ingin memastikan adanya perlindungan data pribadi masyarakat. Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi agar bisa masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018. "Sekarang drafnya sudah di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," tutur Rudiantara. 

Mengutip dari Techinasia.com, perusahaan konsultan AT Kearney dan Google dalam laporannya menyebutkan, 94% investasi ke startup Indonesia berasal dari Tiongkok. Beberapa contoh investasi Tiongkok di tanah air adalah, pendanaan Tencent ke Go-Jek, Alibaba ke Tokopedia, hingga pendanaan JD ke Go-Jek dan Traveloka.

(Baca: Google: Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp 1.095 Triliun pada 2025)

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait