Suntik Go-Jek Rp 16 Triliun, Google Pacu Ekonomi Digital Indonesia

Sebagai ‘rumah’ bagi empat dari delapan unicorn Asia, Google pun menyadari potensi besar pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
31 Januari 2018, 12:41
Google digital
Arief Kamaludin|KATADATA

Google telah mengkonfirmasi investasi ke penyedia jasa transportasi Go-Jek Indonesia. Meski tak spesifik menyebutkan jumlahnya, Google menjabarkan alasannya berinvestasi di Go-Jek.

VP Next Billion Users Team Google Caesar Sengupta memuji Go-Jek—sebagai perusahaan Indonesia—karena memiliki tim manajemen yang baik. Ia juga memuji rekam jejak Go-Jek yang menerapkan teknologi dengan baik sehingga terbukti memudahkan masyarakat di tanah air.

“Investasi ini membuat kami dapat bekerja sama dengan perusahaan lokal terbaik di ekosistem perusahaan rintisan (startup) yang berkembang di Indonesia, termasuk mempertegas komitmen kami kepada ekonomi digital di Indonesia,” kata Sengupta dikutip dari blog Google yang berjudul ‘Berinvestasi di Indonesia’ pada awal pekan lalu.

(Baca juga: Ekspansi Bisnis Go-Jek, dari Ojek ke Fintech)

Google memandang, investasi kepada Go-Jek ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Hingga saat ini, Google menyatakan, sudah melatih 60 ribu warga Indonesia untuk mengembangkan aplikasi mobile. Targetnya, sebanyak 100 ribu warga Indonesia sudah terlatih pada 2020Google, melalui Gapura Digital juga berinisiatif melatih lebih dari 40 ribu pemilik usaha kecil di 10 kota. 

Sebagai ‘rumah’ bagi empat dari delapan unicorn Asia, Google sangat menyadari potensi ekonomi digital Indonesia. “Indonesia adalah salah satu dari dua negara pertama di dunia yang memeroleh Google Station, yaitu produk kami yang bertujuan menghadirkan wifi publik berkualitas tinggi,” kata Sengupta.

Sebelumnya, Alphabet, induk usaha Google dan beberapa perusahaan lain dikabarkan telah menyuntikkan modal senilai US$ 1,2 miliar atau setara Rp 16 triliun ke Go-Jek. Dana ini lebih besar dibanding investasi yang didapat Go-Jek sebelumnya dari Tencent.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait