Aplikasi WhatsApp Tumbang, Pengguna Mengeluh di Twitter

Cuitan #whatsappdown pun sempat menjadi topik yang paling populer di Twitter seluruh dunia.
Michael Reily
3 November 2017, 17:28
WhatsApp
YouTube

Aplikasi pengiriman pesan singkat WhatsApp tumbang pada Jumat (3/11) sore ini. Selama sekitar satu jam, para pengguna di Indonesia dan berbagai negara lain tak dapat mengirim dan menerima pesan. Mereka pun mengeluh di Twitter.

Menurut situs Outage Report, laporan erornya WhatsApp terjadi di Indonesia, Amerika Serikat, India, Inggris, Belanda, Afrika Selatan, Italia, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong. Ada kemungkinan masalah ini terjadi di lebih banyak lokasi, karena catatan situs hanya berdasarkan laporan.

Laman lain yakni Down Detector, menyebut laporan mengenai masalah pada WhatsApp mulai maasuk pada pukul 14.30 dan meningkat sekitar pukul 15.00. Namun sekitar pukul 16.00 jumlah laporan telah berkurang, pertanda adanya perbaikan jaringan.

Dalam laman tersebut juga disebutkan bahwa masalah utama yang dikeluhkan pengguna WhatsApp adalah koneksi (52%), kesulitan mengirim dan menerima pesan (41%), hingga sulit melakukan login (5%).

Advertisement

Berdasarkan peta live outage milik Down Detector, beberapa wilayah yang terdampak tumbangnya layanan WhatsApp adalah Eropa, terutama Inggris, Belanda, Belgia, Luxemburg, Swiss, Prancis, Jerman, Ceko, Spanyol, Italia, dan Turki. Selain itu, tumbangnya layanan WhatsApp juga dilaporkan di sejumlah negara di Asia, seperti India, sebagian Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Banyak pengguna yang mengungkapkan keluhan pengiriman pesan lewat WhatsApp di Twitter. Cuitan #whatsappdown pun menjadi topik terpopuler di seluruh dunia.

“Tampaknya @WhatsApp down ya? Pindah ke @telegram atau Line?” bunyi cuitan pengguna Twitter, Adib Hidayat dengan akun @AdibHidayat.

Sementara, akun @davechannel membuat sindiran. “Ah #whatsappdown. Bagaimana caranya membentuk grup dengan sekumpulan burung dara? Ada yang tahu?”

Dalam situs resminya, WhatsApp mengklaim telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna yang tersebar di lebih 180 negara. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari WhatsApp mengenai kerusakan yang terjadi.

Reporter: Michael Reily
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait