Tiga Hal yang Paling Banyak Dicari Laki-laki dan Perempuan di Internet

Lebih dari separuh perempuan masih kesulitan untuk menemukan apa yang mereka cari di internet.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
26 Oktober 2017, 15:45
Google digital
Arief Kamaludin|KATADATA

Internet kini sudah menjadi bagian tak terpisakan dari masyarakat urban. Bahkan untuk hal sederhana seperti memilih menu makan siang atau mencari rute tercepat ke tempat kerja, orang menggantungkan diri ke mesin pencari.

Namun, ada perbedaan mendasar antara pencarian yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan di internet. Dalam risetnya baru-baru ini, Google menemukan kebanyakan fokus pencarian perempuan adalah kecantikan 49%, busana 34%, dan kesehatan 29%. Berbeda dengan pencarian yang dilakukan laki-laki merupakan bisnis 38%, teknik 33%, dan teknologi informasi 30%.

"Perempuan masih seputar tiga hal beauty, fashion dan health science, tidak seintentional laki laki yang lebih ingin mempelajari dan mengembangkan bisnis," kata Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami, Kamis (26/10).

Hanya, menurut Veronica, data menyebutkan bahwa 53% perempuan tidak dapat menemukan apa yang mereka cari di internet. Ada dua penyebab, yaitu kurangnya pengetahuan dan kurangnya konten yang relevan terhadap hal yang dicari oleh para perempuan.

Untuk itu, Google pun mengupayakan pengembangan sumber daya manusia dan penyesuaian konten yang tersebar di internet. Dia menjelaskan penggunaan ponsel pintar sebagai gawai untuk mengakses internet sudah mencapai 93%, sehingga peningkatan performa digital dan literasi internet perempuan harus terus dikembangkan.

“Internet sekarang diakses dari handphone yang jadi nyawa kedua sehingga situs harus mobile optimized,” kata Veronica.

Selain itu, Google juga menyediakan aplikasi edukasi gratis supaya perempuan yang sibuk mengurus anak dan kebutuhan rumah tangga bisa menyisihkan 5 menit tiap harinya untuk belajar tentang bisnis. Ada lagi Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) sebagai program pendidikan pemasaran digital yang dilakukan secara tahunan.

Riset Google melibatkan 900 responden di kota-kota besar di seluruh Indonesia pada Maret hingga Mei 2017 lalu. Di antaranya adalah kelompok pengguna internet yang terdiri dari 153 laki-laki dan 299 perempuan. Selain itu ada juga kelompok bukan pengguna internet yang terdiri dari 150 laki-laki dan 301 perempuan.

Reporter: Michael Reily
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait