Ada WannaCry, Pemerintah Percepat Pembentukan Badan Siber Nasional

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menargetkan pembentukan Badan Siber Nasional rampung bulan depan.
Image title
16 Mei 2017, 18:22
Menkominfo Konpress Ransomware
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan keterangan pers terkait upaya penanganan serangan dan antisipasi Malware Ransomware WannaCry di Jakarta, Minggu (14/5).

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menargetkan Badan Siber Nasional (BSN) dapat terbentuk pada bulan depan. Menurutnya, saat ini proses pembentukan badan tersebut telah masuk tahap finalisasi.

Rudiantara mengatakan serangan siber ransomware WannaCry yang terjadi sejak Jumat pekan lalu membuat pemerintah mempercepat proses pembentukan BSN. “Kalau saya sih bulan ini atau bulan depan, secepatnya lah,” kata Rudiantara di Jakarta, Selasa (16/5).

(Baca juga: Peretas Asal Korea Utara Diduga di Balik Serangan Siber WannaCry)

Pembicaraan soal percepatan pembentukan BSN dibicarakan dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.  Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika nantinya akan lebih banyak fokus ke infrastruktur, termasuk dalam pengamanan ekosistem siber Indonesia.

BSN sendiri akan mengkoordinasikan badan cyber deffence yang ada di Kementerian Pertahanan, cyber intelligence di Badan Intelijen Negara (BIN), dan cyber security di Kepolisian RI (Polri). 

Selain pembentukan BSN, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi secara rutin pada seluruh pengguna internet di Indonesia. Sebab ia menilai pemahaman masyarakat akan keamanan siber (cyber security) dinilai masih rendah. “Karena di sini budaya cyber security rendah,” katanya.

(Baca juga:  Badan Siber Nasional Tak Hanya Urusi Hoax)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto memang menyebut pembentukan BSN sebagai upaya memerangi serangan siber yang bisa mengancam berbagai sistem. Ia menyebut ancaman siber punya potensi menyerang perbankan, bisnis, kependudukan, hingga program pembangunan.

"Lembaga yg ditunjuk sebagai embrio BSN adalah badan (Lembaga) Sandi Negara supaya ada efisiensi. Jadi sudah ada kantor, sudah ada orang, sudah ada alat, tinggal kita tingkatkan," kata wiranto beberapa waktu lalu. 

Reporter: Muhammad Firman
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait