Daftar Game Online Terbaik Tahun 2020

Bermain game online pun bisa menjadi opsi untuk mengusir kejenuhan saat harus beraktifitas di rumah saja.
Pingit Aria
8 Mei 2020, 17:05
ilustrasi gim PUBG
Instagram/@pubg
ilustrasi gim PUBG

Dua bulan sudah pandemi Covid-19 membuat masyarakat Indonesia harus menjaga jarak sosial dan melakukan Sebagian besar aktivitasnya di rumah. Bermain gim pun bisa menjadi opsi untuk mengusir kejenuhan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah daftar game online terbaik 2020:

1. Free Fire

Mengutip Esportnesia, gim besutan Garena pada Januari 2018 ini merupakan gim mobile kombinasi dari genre battle royale dengan TPS (Third Person Shooter). Sebagai sebuah gim perang, Free Fire mengumpulkan hingga 50 pemain di sebuah wilayah yang luas dan ditugaskan untuk saling melumpuhkan hingga tersisa satu orang sebagai pemenangnya.

Di awal permainan, karakter pemain akan diterjunkan secara bebas dari pesawat menuju wilayah pertempuran. Selama berlangsungnya permainan, akan ada pesawat yang membagikan airdrop dalam bentuk kotak besar berisi peralatan pertempuran, seperti rompi anti peluru, helm, dan senjata khusus.

2. PUBG

Player Unknown’s Battlegrounds atau disingkat menjadi PUBG secara umum memiliki konsep yang hampir serupa dengan Free Fire, mengingat keduanya sama-sama melibatkan Garena di dalam pengembangannya. Bedanya, gim tersebut bisa mengumpulkan hingga 100 pemain untuk bersaing satu sama lain hingga menyisakan satu pemenang.

Pembeda lain dari gim PUBG adalah zona pertempurannya yang ditandai dengan lingkaran putih, di mana itu akan terus mengecil seiring berjalannya permainan. Area yang berada di luar jangkauan lingkaran tersebut adalah area yang tidak aman dan dapat membuat pemain kehabisan darah, lalu mati.

Pada puncak permainan, para pemain yang tersisa akan bertempur habis-habisan di dalam lingkaran terakhir yang paling kecil. Satu pemain yang bertahan akan menjadi pemenangnya dan mendapatkan chicken dinner. Versi PC dari PUBG telah rilis sejak Maret tahun 2017 lalu, sedangkan versi mobilenya keluar pada Agustus tahun 2019.

(Baca: Sejarah Pac-Man, Gim Klasik di Google Doodle)

3. Fortnite

Fortnite merupakan game kombinasi genre TPS dengan survival, di mana pemainnya diberi kesempatan untuk mengeksplorasi wilayah pertempuran, mengumpulkan bahan baku, merakit senjata dan juga membangun benteng pertahanan, untuk melawan serangan monster jahat yang ingin menguasai wilayah tersebut.

Di awal permainan, pemain mungkin akan merasa bosan karena akan bertempur di wilayah yang terbatas dengan tingkat kesulitan yang rendah. Namun, seiring dengan berjalannya permainan, gameplay akan semakin menantang, dimana ada lebih banyak benteng pertahanan yang harus dibangun, serta daily bonus yang akan terus berdatangan.

Gim yang dikembangkan oleh Farga Corpation pada Juli tahun 2017 sejatinya merupakan gim online untuk platform PC. Namun, pada 22 April lalu, sang penerbit Epic Games merilis versi mobile dari Fortnite yang dapat diakses lewat Google Playstore.

4. Assasin’s Creed

Menjadi franchise gim paling populer selama lebih dari satu dekade, Assasin’s Creed merupakan gim bergenre open world tentang pertentangan antara Assasins dengan Templar yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Assasins dikisahkan bermisi menciptakan perdamaian lewat kebebasan, sementara Templar berusaha menciptakan perdamaian dengan kekuasaan tunggal. Dirilis pertama kali pada tahun 2006, sang pengembang Ubisoft telah merilis 11 versi dari gim Assasin’s Creed dengan alur cerita yang berbeda-beda satu sama lain.

Versi terbaru dari gim ini adalah Assasin’s Creed Odyssey yang dirilis pada Mei tahun 2018 lalu, dan bisa dimainkan pada platform Microsoft Windows, PlayStation 4, dan Xbox One.

(Baca: Facebook Bagikan Tiga Tips Dapat Cuan Hanya dengan Bermain Gim)

5. Overwatch

Overwatch merupakan gim penembak bergenre first person shooter (FPS), di mana pemainnya dibagi dalam dua tim yang masing-masing beranggotakan enam orang. Pemain ditugaskan untuk bekerja sama dalam mempertahankan wilayah, dengan pilihan mencapai 30 karakter dengan kemampuan yang beragam.

Gim ini pertama kali rilis pada Maret tahun 2016, sedangkan versi kedua sekaligus yang terbarunya keluar pada November tahun 2019. Mengutip Kincir, pada versi terbarunya, Overwatch dapat dimainkan dalam mode PvE atau Player vs Environment di mana permainan gim berjalan berdasarkan alur cerita.

Gim yang dikembangkan oleh Blizzard Entertainment ini dapat dimainkan dalam di platform Play Station 4, Xbox, Windows, dan Nintendo Switch.

6. Hearthstone

Dirilis pada 2014 lalu oleh Blizzard Entertainment, Hearthstone merupakan gim genre mobile collectible card game. Mengutip Indo Esport, setiap pemain di awal permainan akan dibekali dengan deck berisi 30 kartu dan 1 hero yang dilengkapi dengan 30 health point (HP). Gim ini meraih puncak popularitasnya di Indonesia ketika dipertandingkan sebagai salah satu cabang esport pada Asian Games 2018 lalu.

Tujuan pemain dari gim ini cukup sederhana, yakni mengurangi HP lawan sampah habis untuk menjadi pemenangnya. Dalam mencapai tujuan tersebut, pemain akan memanfaatkan tumpukan kartu yang terbagi dalam beberapa jenis, yaitu minions, weapons, hero, dan spells. Gim berlangsung secara turn-based atau berguliran seperti permainan kartu pada umumnya.

(Baca: Incar 700 Juta Pengguna per Bulan, Facebook Rilis Aplikasi Khusus Gim)

7. Rocket League

Sepak bola mobil, adalah sebutan sederhana dari gim ini. Sesuai namanya, Rocket League merupakan perpaduan antara balapan dengan olahraga kaki. Pemain gim ini bersaing dalam aturan sepak bola pada umumnya, namun bukan mengendalikan karakter manusia, melainkan mobil dengan tambahan roket di belakangnya.

Mengutip Jagatplay, salah satu hal yang membedakan hanyalah pemain-pemain di dalam gim ini tidak terikat dengan peran definitif tertentu seperti dalam sepak bola. Dengan kata lain, para pemain dibebaskan dalam menentukan strategi permainan.

Rocker League dikembangkan oleh Pysonix dan dirilis pada Juli tahun 2015 untuk platform Windows, MacOS, Linux, Playstation 4, Xbox One, Nintendo Switch. Namun, pada Mei tahun 2019 lalu, gim ini diakuisisi oleh perusahaan Epic Games.

Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait