IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penurunan Hari ini

Pertemuan Donald Trump dengan para petinggi perusahaan teknologi di AS secara tidak langsung diperkirakan bisa mempengaruhi laju IHSG.
Image title
24 Juli 2019, 12:21
ihsg turun
Agung Samosir|KATADATA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (24/7) diperkirakan bergerak terkoreksi. Kemarin, IHSG bergerak turun 0,46% menjadi berada di level 6.403,8.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebut dalam risetnya Selasa (22/7), pergerakan IHSG secara teknikal hari ini diproyeksikan masih diwarnai aksi jual. Area support dan resistance berada di level 6.350-6.420. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, MAIN, HMSP, BBNI, BBTN, MEDC, SMRA, UNTR, ACES.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyatakan dalam risetnya, pergerakkan IHSG hari ini mengindikasikan adanya potensi pelemahan, sehingga berpeluang menuju ke area support. Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.439,7 hingga 6.360,7. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.439,7 hingga 6.475,6.

Beberapa saham pilihan yang bisa menjadi rekomendasi oleh Nafan Aji seperti AALI, ADRO, BSDE, ELSA, LSIP, dan PGAS. 

Advertisement

Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, aecara teknikal, dia melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak mix cenderung menguat. IHSG hari ini menurutnya bakal diperdagangkan pada level 6.392 - 6.488.

(Baca: Sesi I IHSG Turun 0,42%, Diseret Sektor Infrastruktur)

Salah satu sentimen yang bisa mempengaruhi laju IHSG pada perdagangan hari ini, menurut Nico datang dari Presiden AS Donald Trump yang baru saja mengundang beberapa kepala eksekutif teknologi dan CEO Perusahaan Teknologi ke White House. Undangan ini dimaksudkan sebagai bagian dari diskusi antara Trump dengan Perusahaan Teknologi terkait dengan penjualan dan hubungan bisnis dengan Huawei. 

Para CEO tersebut telah membuat keputusan yang tepat, terkait dengan aplikasi lisensi yang akan dijual ke Huawei dan Trump sepakat dengan hal itu. Penemuan tersebut berlangsung positif, sehingga pembicaraan antara Amerika dan Tiongkok dapat segera dilanjutkan. 

"Hal ini meredakan ketegangan yang sebelumnya memuncak antara Amerika dan Tiongkok terkait dengan masuknya Huawei kedalam daftar hitam, yang membuat Huawei berada dibawah tekanan," kata Nico dalam risetnya pagi ini, rabu (24/7).

Dari dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sudah ada 34 perusahaan batu bara yang mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2019. Untuk memberikan persetujuan revisi RKAB 2019, ada sejumlah pertimbangan yang menjadi perhatian Kementerian ESDM. 

(Baca: Sebabkan IHSG Turun, Saham Bank Mandiri Dijual Investor Asing Rp 111 M)

Syarat yang paling utama dipertimbangkan adalah pemenuhan pasokan batubara dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) sepanjang semester l 2019. 

Di tengah kondisi pasar batu bara yang terus tertekan sejak harga tertingginya pada Juli 2018 hingga titik terendahnya pada Juni 2019, Nico melihat revisi pasokan batu bara menjadi hal yang positif. Tingginya pasokan dan lemahnya permintaan memberikan dampak terhadap penekanan harga, sehingga berpotensi akan memberikan tekanan terhadap kinerja perusahaan yang bergerak pada bisnis batu bara maupun yang terintegrasi oleh batu bara.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait