Gelar Pameran Perumahan, BTN Bidik Pertumbuhan KPR 23 Persen

BTN akan menawarkan bunga rendah dan uang muka murah untuk fasilitas KPR non-subsidi di Indonesia Property Expo (IPEX) 2017.
Miftah Ardhian
20 Juli 2017, 16:00
Properti
Donang Wahyu|KATADATA
Properti

PT Bank Tabungan Negara (Persero) akan menggelar pameran perumahan tahunan yang bertajuk Indonesia Property Expo (IPEX) 2017. Acara ini diselenggarakan untuk mengejar target pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 21-23 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Consumer Banking BTN Handayani mengatakan, acara ini merupakan salah satu pameran properti terbesar yang bermitra dengan BTN. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang terus menguat tahun ini menjadi momentum industri properti untuk bangkit kembali.

(Baca juga:  SMF-BTN Terbitkan Sekuritisasi Syariah Pertama di Indonesia Akhir 2017)

Oleh karena itu, Handayani meminta para pengembang berperan aktif dalam acara tersebut. "Saya harapkan peran serta developer untuk memanfaatkan IPEX 2017 nanti untuk memberikan fitur dan tawaran program yang terbaik yang pernah ada," ujar Handayani saat acara developer gathering IPEX 2017, di Menara BTN, Jakarta, Kamis (20/7).

IPEX 2017 ini rencananya akan digelar pada 12-20 Agustus 2017 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC). Acara ini akan menghadirkan hampir 900 proyek properti di seluruh Indonesia. BTN menargetkan pertumbuhan pengunjung menjadi 350 ribu orang, dibanding dengan tahun sebelumnya yang sebesar 320 ribu orang.

Melalui IPEX 2017, BTN berjanji untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada para nasabah dan mitranya dengan memberikan fasilitas dan kemudahan dalam rangka memiliki hunian yang berkualitas.

(Baca: Demi Sejuta Rumah, SMF - BTN Jual Efek Beragun Aset Rp 1 Triliun)

Di antaranya, BTN akan memberikan bunga rendah dan uang muka murah untuk fasilitas KPR non-subsidi. Kemudian, terdapat pula KPR bundling dan program menarik lainnya khusus untuk nasabah BTN.

Handayani menjelaskan, BTN akan memberikan bunga terendah untuk KPR non-subsidi, yakni sebesar 5 persen untuk 1 tahun dan 6,5 persen fix untuk dua tahun. Menurutnya, pemberian bunga fix ini akan semakin menambah minat nasabah BTN untuk melakukan pembelian di ajak pameran tersebut.

Selain itu itu, Handayani mengatakan, BTN akan tetap berkomitmen untuk menyalurkan KPR subsidi melalui KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB). Sementara KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tidak disalurkan tahun ini, namun akan kembali dijalankan tahun depan.

"Tidak perlu khawatir, BTN akan tetap menjadi bank pemerintah yang salurkan KPR subsidi ini," ujarnya.

(Baca: BTN Telah Kucurkan Rp 144 triliun untuk Program Sejuta Rumah)

Reporter: Miftah Ardhian
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait