IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Naik Jelang Rilis Cadangan Devisa

IHSG diprediksi menguat terbatas didorong optimisme dari sentimen global terkait stimulus Presiden AS Joe Biden. Investor juga menanti data cadangan devisa Indonesia yang diperkirakan naik.
Image title
7 April 2021, 06:44
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/1/2021).
ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc.
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,54% menyentuh level 6.002 pada perdagangan Selasa (6/4). Kenaikan tersebut, diprediksi berlanjut pada perdagangan bursa hari ini, saat investor menanti data cadangan devisa, Rabu (7/4).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memperkirakan IHSG bergerak menguat dengan rentang resistance di level 6.048 dan 6.025. Sedangkan area support di level 5.961 dan 5.920.

Menurutnya, pergerakan IHSG akan menguat terbatas didorong optimisme dari sentimen global terkait stimulus sebesar US$ 2 triliun yang akan diberikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Selain itu pergerakan IHSG saat ini berada di area jenuh jual.

"Tapi, perlu diwaspadai saat ini pergerakan masih dalam tren pelemahan jangka menengah," kata Dennies dalam risetnya.

Ada beberapa saham yang direkomendasikan oleh Dennies untuk beli namun bersifat spekulatif karena indikator teknikal menunjukkan sinyal beli. Saham itu seperti PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

IHSG DITUTUP MENGUAT JELANG LIBUR IMLEK
IHSG DITUTUP MENGUAT JELANG LIBUR IMLEK (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.)

 

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi juga mengatakan, IHSG hari ini memiliki potensi bergerak di zona hijau. Secara teknikal, IHSG berpotensi menguat dengan support dan resistance di level 5.962 dan 6.093.

Lanjar menambahkan, selanjutnya investor akan menanti data cadangan devisa Indonesia yang diperkirakan naik. Selain itu, ada sentimen dari hasil pertemuan dana moneter internasional 2021 dan bank dunia dalam panel tentang ekonomi global.

Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG hari ini bisa bergerak menguat dengan rentang pergerakan di level antara 5.827 dan 6.088. Menurutnya, pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.

William mengatakan, pelaku pasar menanti rilis data perekonomian cadangan devisa. Disinyalir cadangan devisa masih berada dalam kondisi stabil tentunya akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG.

"Lalu, masih terjadinya capital inflow sejak awal tahun juga turut menjadi penopang bagi kenaikan IHSG. Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak pada zona hijau," katanya.

Beberapa saham yang patut diperhatikan oleh investor pada perdagangan hari ini, di antaranya PT bank Central Asia Tbk (BBCA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Pingit Aria
Video Pilihan

Artikel Terkait