Dua Hari Naik, IHSG Hari Ini Berpotensi Kembali Parkir di Zona Hijau

Para Analis kompak memprediksi IHSG akan menguat hari ini, meski tren jangka menengah masih bearish.
Image title
Oleh Ihya Ulum Aldin
8 April 2021, 06:30
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/1/2021).
ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc.
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (7/4) kembali ditutup menguat. Kali ini sebesar 0,56% menuju level 6.036. Pada perdagangan di bursa hari ini, Kamis (8/4), indeks pasar saham domestik diprediksi kembali melanjutkan penguatan.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG memiliki potensi berada di zona hijau. Hasil analisisnya menunjukkan, area support dan resistance ada di rentang 6.008 dan 6.161.

Support merupakan area harga tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Ketika menyentuh support, harga biasanya kembali ke atas. Namun jika tembus, harga akan turun untuk menemukan titik support baru.

Situasi sebaliknya disebut sebagai resistance, yakni tingkat harga tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi pada satu masa. Biasanya ada aksi jual cukup besar sehingga pergerakan kenaikan cukup terhambat.

"Selanjutnya investor menanti pertemuan IMF dan Grup Bank Dunia 2021 setelah IMF berencana merevisi pertumbuhan ekonomi global," kata Lanjar dikutip dari risetnya.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka tambang Tbk (ANTM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Hal senada diungkapkan oleh Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan. Menurutnya, IHSG hari ini bergerak naik meski terbatas dengan rentang resistance di level 6.077 dan 6.056. Sedangkan area support di rentang level 5.998 dan 5.961.

Hasil analisisnya secara teknikal, mengindikasikan potensi penguatan namun perlu diwaspadai saat ini pergerakan masih dalam tren bearish (melemah) jangka menengah. "Sehingga penguatan hanya akan bersifat sementara," kata Dennies.

IHSG DITUTUP MENGUAT JELANG LIBUR IMLEK
IHSG DITUTUP MENGUAT JELANG LIBUR IMLEK (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.)

 

Ada beberapa saham yang direkomendasikan untuk beli namun bersifat spekulatif karena indikator teknikal menunjukkan sinyal beli dengan sentimen sama kuat. Saham itu seperti PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Begitu juga Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama yang menyatakan peluang IHSG hari ini kembali menguat dengan area support maupun resistance maksimum berada pada level 5.940 hingga 6.081.

"Mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat ke depannya," kata Nafan.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Pingit Aria
Video Pilihan

Artikel Terkait