Image title
Oleh Ratri Kartika W.
19 September 2020, 13:52

Gas-Rem PSBB, Bagaimana yang Efektif?

Hal serupa terjadi di Jawa Timur dan Jawa Barat. Tambahan kasus terus berfluktuasi pada kisaran angka yang lebih tinggi setelah PSBB tingkat provinsi atau kota/kabupaten tidak diperpanjang.

Namun, pelaksanaan keputusan PSBB ini mengundang pro dan kontra. Di satu sisi, pembatasan aktivitas sosial dibutuhkan untuk mengendalikan penularan. Di sisi lain, efektivitasnya dipertanyakan mengingat tiga bulan PSBB pada awal-awal pandemi ternyata tidak menurunkan kasus secara signifikan.

Di lain pihak, masyarakat yang kehilangan mata pencarian dan penghasilan juga membutuhkan jaminan ekonomi.

Apa yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah pusat dan daerah dalam pemberlakuan PSBB sebelumnya? Dan Bagaimana penerapan kebijakan yang ideal, agar PSBB bisa menjadi jalan tengah antara menekan penularan Covid-19 juga menjaga ekonomi?

Simak webinar kolaborasi Katadata.co.id bersama KawalCOVID19.id dalam update Indeks Kewaspadaan Covid-19 dan dialog bertema “Gas-Rem PSBB, Bagaimana yang Efektif?”

Bersama:
1. Diah Saminarsih - Penasihat Senior Direktur Jenderal WHO untuk Jender dan Kepemudaan
2. Berly Martawardaya - Direktur Riset INDEF & Ekonom UI
3. Ronald Bessie - Koordinator Tim Data KawalCOVID19.id
4. Aria Wiratma - Kepala Tim Newslab Katadata

Host:
Desi Dwi Jayanti - Katadata

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.