Bahan dan Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Hand santizer adalah cairan antiseptik yang memiliki kandungan alkohol minimal 60 %. Membuat hand sanitizer ternyata sangatlah mudah. Berikut penjelasan lengkapnya.
Image title
15 Juni 2021, 08:45
Bahan dan Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/nz
Ilustrasi hand sanitizer buatan sendiri

Saat pandemi Covid-19 masuk Indonesia pada Maret 2020, publik gempar dan membuat tatanan hidup masyarakat berubah. Namun salah satu dampak positif yang dirasakan semenjak ada pandemi yakni kesadaran masyarakat akan gaya hidup bersih semakin meningkat, di antaranya kebiasaan rutin mencuci tangan atau membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer.

Pengertian Hand Sanitizer

Hand sanitizer menjadi salah satu produk yang sempat langka pada awal kemunculan Covid-19 di Indonesia. Kelangkaan produk ini sempat membuat harganya naik berkali-kali lipat. Semua orang terkena panic buying sehingga memburu semua produk kesehatan.

Hand santizer merupakan sebuah cairan antiseptik yang memiliki kandungan alkohol minimal 60 %. Sementara itu menurut jurnal Kesehatan Masyarakat yang ditulis oleh Fajar Ardi Desiyanto dan Sitti Nur Djannah, hand sanitizer memiliki kandungan antisptip yang dapat digunakan untuk membunuh kuman di tangan. Bahan yang terdapat di dalamnya yaitu alkhol dan triklosan.

Produk hand sanitizer yang kini banyak beredar di pasaran, setidaknya ada dua jenis, yaitu:

Advertisement

1. Hand sanitizer spray atau liquid

Jenis yang pertama adalah spray atau liquid. Seperti namanya, sudah pasti hand sanitizer ini memiliki bentuk cair. Jenis ini diketahui mampu membersihkan kuman lebih cepat dibandingkan dengan jenis gel.

Disinfektan dalam bentuk cair diketahui mampu bekerja dalam waktu kurang dari 15 detik. Keunggulan lainnya dari jenis hand sanitizer ini adalah mudah kering ketika disemprotkan ke tangan atau permukaan benda lainnya.

2. Hand sanitizer gel

Jenis kedua yang banyak beredar di pasaran yaitu hand sanitizer dalam bentuk gel. Jika hand sanitizer dalam bentuk cair lebih mudah kering, hand sanitizer bentuk gel lebih lama keringnya, namun sangat baik untuk menjaga kebersihkan tangan. Hal tersebut disebebakn oleh kemampuannya yang menyerap lama, membuat tangan lebih lama terlindungi.

Di pasaran, jumlah pengguna hand sanitizer baik yang spray maupun gel sama-sama tinggi. Sejak awal produk hand sanitizer memang dirasa lebih praktis terlebih untuk mereka yang mobilitasnya tinggi.

Hal ini di terlihat dengan larisnya produk hand sanitizer, sebut saja di e-commerce Tokopeda yang berhasil menjual hand sanitizer sebanyak 72 ribu buah hanya dalam waktu 42 menit saja.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirangkum dalam Databoks menyebutkan bahwa hand sanitizer merupakan produk yang paling banyak digunakan selama pandemi yakni sekitar 50,2 %.

Cara Membuat Hand Sanitizer

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa hand sanitizer sempat mengalami kelangkaan dan membuat banyak orang kemudian menemukan cara kreatif yakni membuat hand sanitizer sendiri dengan bahan-bahan yang mudah ditemui. Walaupun saat ini harga dari cairan antiseptik ini sudah tergolong normal, namun tidak ada salahnya jika Anda ingin mencoba membuatnya di rumah.

Bahan Hand Sanitizer

Hal pertama yang harus Anda persiapkan ketika ingin membuat cairan antiseptik ini adalah menyiapkan bahannya. WHO telah menyarankan beberapa bahan yang dapat digunakan yang terbagi menjadi dua formulasi. Berikut komposisi untuk membuat hand sanitizer sesuai saran WHO:

Formulasi 1

Untuk formulasi pertama, dalam 1.000 ml cairan antiseptik, membutuhkan bahan-bahan seperti;

  1. Etanol dengan konsentrasi 96 % sebanyak 833,3 ml.
  2. Hidrogen peroksida atau H2O2 kadar 3 % sebanyak 41,7 ml.
  3. Gliserol dengan konsentrasi 98 % sebanyak 14,5 ml.
  4. Air distilasi atau air yang telah matang dan sudah diingin sebanyak 110,5 ml.

Formulasi 2

Untuk formulasi yang kedua, dalam 1.000 ml cairan antiseptik membutuhkan bahan-bahan seperti;

  1. Isopropil alkohol dengan kemurnain 99 % sebanyak 751,5 ml.
  2. Hidrogen peroksida dengan kadar 3 % sebanyak 41,7 ml.
  3. Gliserol dengan konsentras 98 % sebanyak 14,5 ml.
  4. Air distilasi atau air yang telah matang dan sudah diingin sebanyak 192.3 ml.

Apabila Anda merasa bahwa bahan-bahan tersebut sulit ditemui atau takaran yang dicantumkan membuat bingung, kini ada bahan hand sanitizer yang lebih mudah untuk dijumpai. Mary McKenna yang merupakan seorang jurnalis dan dosen Center for The Study of human Health di Emory University, menyebutkan bahwa bahan seperti aloe vera gel atau gel lidah buaya dan alkohol dapat digunakan untuk membuat hand sanitizer.

Cara Pembuatan Hand Sanitizer

Untuk membuat cairan hand sanitizer di rumah sebenarnya tidaklah sulit. Jika semua bahan sudah lengkap maka, Anda sudah bisa membuat cairan antiseptik tersebut dengan mencampurkan seluruh bahan pada wadah atau botol kaca.

Berikut ini cara membuat hand sanitizer menggunakan formulasi WHO dan menggunakan bahan sederhana:

1. Membuat Hand Sanitizer dengan Formulasi WHO

Apabila Anda ingin membuat formulasi sesuai dengan saran dari WHO, setelah semua bahan tersedia sesuai dengan takaran yang telah di tentukan, maka bisa langsung menambahkan alkohol, H202, selanjutnya diikuti dengan gliserol dan air destilasi.

2. Membuat Hand Sanitizer dengan bahan sederhana

Sementara itu, jika ingin membuat hand sanitizer dengan bahan sederhana Anda bisa langsung mencampurkan dua pertiga cangkir alkohol ditambah sepertiga gel lidah buaya. Dan aduk sampai merata, kemudian simpan dalam botol kecil.

Harga Hand Sanitizer

Saat ini harga hand sanitizer sudah dapat dikatakan normal. Harga tersebut tergantung pada brand hand sanitizer dan ukuran dari produk. Dilansir dari priceprice.com, harga dari hand sanitizer berkisar pada Rp 4.500 – 80.000.

Editor: Redaksi

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait