Image title
Oleh Tim Redaksi
1 Februari 2020, 10:10

Dialog Carole x BHM: Kita adalah Komoditas bagi Facebook dan Google

Data telah menjadi emas baru di era digital. Kemampuan mengoleksi data seperti yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar, seperti Google dan Facebook, menciptakan peluang bisnis baru. Namun persoalannya, bagaimana perlindungan data pribadi yang telah diberikan kepada entitas bisnis.

Jurnalis senior Tempo Bambang Harymurti (BHM) melakukan tanya jawab dengan Carole Cadwalladr, jurnalis The Observer yang menginvestigasi penyalahgunaan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica, mengenai masalah ini di acara Katadata Indonesia Data and Economic Conference 2020 di Grand Ballroom Kempinsky, Jakarta, 30 Januari 2020.

Bambang mengibaratkan perusahaan seperti Facebook dan Google seperti VOC yang pernah menguasai perdagangan rempah di Indonesia pada abad ke-17. “Tidak masalah mereka makin kaya dengan menggunakan data pribadi kami, tapi yang jadi masalah kepada siapa mereka menjual informasi ini?” kata dia.

Menurut Cadwalladr, perlindungan data merupakan isu penting di era ini. Semestinya pemerintahlah yang mengambil posisi untuk melindungi warga negaranya dari kegiatan ekstraksi data yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ini. “Namun sayangnya banyak pemerintah yang tidak mengambil posisi itu. Makanya gerakan itu harus dimulai dari rakyat, untuk menyadarkan politisi apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Simak diskusi bernas selengkapnya tentang bisnis data dan perlindungan atas data pribadi di era digital ini.

Editor: Redaksi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.