Revita Rita Rani
6 Desember 2022, 17:23

Video: Indonesia Kurang Dokter Spesialis: Banyak Kasus Perundungan

Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan saat ini Indonesia kekurangan tenaga dokter spesialis. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan salah satu persoalannya adalah masih banyaknya praktek perundungan yang dilakukan senior spesialis kepada peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis  (PPDS), praktek nepotisme untuk mendapatkan rekomendasi dalam Surat Izin Praktek (SIP) dan Surat Tanda Registrasi (STR) dokter spesialis, hingga biaya PPDS yang memberatkan. 

Untuk mengatasi beberapa permasalahan tersebut, Budi berkomitmen akan mengubah basis proses Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS menjadi berbasis pendidikan belajar sambil bekerja di rumah sakit.

Nantinya, dokter umum digaji dengan menjadi pegawai di rumah sakit dan mendapatkan pendidikan untuk waktu yang sama.hal tersebut mengacu pada praktek PPSD yang sudah diterapkan di banyak negara lain di dunia.

"Saya percaya, Indonesia ikut best practices saja. Kalau tidak, aneh sendiri," kata Budi.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.