DPR Desak KPU Segera Tetapkan Jadwal Pemilu 2024

Komisi II DPR meminta jadwal Pemilu 2024 ditetapkan sebelum Presiden melantik anggota KPU dan Bawaslu yang baru pada Januari 2022.
Image title
18 November 2021, 14:50
Sejumlah pelajar mengikuti proses pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dengan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Aceh Barat, Aceh, Sabtu (16/1/2021). Pihak sekolah bekerjasam
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.
Sejumlah pelajar mengikuti proses pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dengan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Aceh Barat, Aceh, Sabtu (16/1/2021).

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menetapkan jadwal Pemilu 2024 tanpa menunggu hasil seleksi penyelenggara. 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Luqman Hakim mengatakan penetapan yang terlalu lama akan menyulitkan persiapan pelaksanaan tahapan  pemilu 2024. Ini terutama terkait dengan  penyusunan aturan teknis pemilu dan pengalokasian anggaran kegiatan tahapan dari APBN.

Luqman menyebut pandemi COVID-19 dan kompleksitas pemilu karena adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 secara serentak tidak menjadi alasan untuk menunda penetapan jadwal Pemilu. Luqman kemudian meminta agar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menkopolhukam Mahfud MD segera  menjalankan arahan Presiden untuk menetapkan tanggal pemilu 2024 secepatnya.

Presiden Joko Widodo melalui Mahfud pada September lalu memberi instruksi agar segera ditetapkan simulasi tanggal Pemilihan Umum dan Pilkada tahun 2024. Jokowi meminta agar tidak terpengaruh oleh isu seperti amandemen, perpanjangan jabatan dan sebagainya.

Advertisement

Menurut Luqman, semakin cepat tanggal pemilu 2024 ditetapkan, maka berbagai kompleksitas pemilu 2024 dapat diatasi. 

"Sebaliknya, semakin lama penetapan tanggal pemilu 2024 dibiarkan terkatung-katung, maka bangsa ini tidak akan memiliki kesiapan yang matang dalam menyelenggarakan pemilu dan pilkada serentak 2024," ujar Luqman kepada Katadata pada Kamis (18/11).

Lebih lanjut, Luqman meminta agar KPU segera menyempurnakan rancangan dan tahapan jadwal Pemilu beserta rancangan kebutuhan anggaran yang efisien. Kemudian Tito Karnavian diminta untuk secepatnya mememfasilitasi koordinasi antara KPU, Bawaslu, DKPP dan pihak pemerintah untuk melakukan sinkronisasi tahapan, jadwal dan anggaran pemilu.

Luqman juga meminta agar KPU segera mengajukan permintaan konsultasi dengan DPR agar Komisi II DPR dapat memberi saran dan pertimbangan terhadap Rancangan Peraturan KPU tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024. Terkait dengan jadwal pertemuan tersebut, Luqman berharap dapat dilakukan sebelum masa reses tiba lagi.

"Semoga sebelum reses pertengahan Desember, sudah bisa dijadwalkan rapat Komisi II dengan KPU, Bawaslu, Kemendagri dan DKPP," ujar Luqman.

Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengaku saat ini belum ada jadwal untuk rapat antara pihaknya dengan Komisi II terkait untuk membahas pelaksanaan Pemilu.

"Saya tidak tahu ini karena sampai sekarang tidak ada undangan rapat dari Komisi II," ujar Fritz kepada Katadata pada Kamis (18/11).

 

Reporter: Nuhansa Mikrefin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait