Jokowi Akan Kunjungi dan Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru Besok

Presiden Jokowi dijadwalkan akan meninjau lokasi posko pengungsian, dapur umum, dan rumah sakit tempat korban erupsi Gunung Semeru dirawat.
Image title
6 Desember 2021, 20:04
Prajurit TNI membantu warga mengevakuasi hewan ternak di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). Warga di wilayah tersebut mengevakuasi hewan ternak mereka ke tempat yang aman guna mengantisipasi erupsi susulan dari Gunung Semeru. ANTA
ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj.
Prajurit TNI membantu warga mengevakuasi hewan ternak di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). Warga di wilayah tersebut mengevakuasi hewan ternak mereka ke tempat yang aman guna mengantisipasi erupsi susulan dari Gunung Semeru. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj.

Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Lumajang untuk melihat langsung dampak erupsi Gunung Semeru.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan Presiden  akan memberikan bantuan kepada korban bencana secara langsung pada besok, Selasa (7/12)

"Besok Bapak Presiden akan kunjungan kerja ke Lumajang untuk melihat langsung kondisi terkini akibat bencana erupsi Semeru," kata dalam sebuah video kepada wartawan, Senin (6/12).

Kepala Negara dijadwalkan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada pagi hari. Selanjutnya, Jokowi akan berada di Lumajang selama satu hari penuh.

Advertisement

Titik lokasi yang akan dikunjungi meliputi posko pengungsian yang didirikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gubernur, Pangdam, TNI, dan Polri. Kemudian, Mantan Wali Kota Solo itu juga meninjau dapur umum yang disiapkan oleh Menteri Sosial.

Selanjutnya, Presiden akan mengunjungi sebuah rumah sakit yang merawat tiga korban panas erupsi. "Jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi posko," ujar Heru. 

Hingga Senin (6/12) pukul 11.10 WIB, Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Gugugran Gunung Semeru melaporkan korban meninggal dunia 15 orang. Sementara, jumlah warga yang dinyatakan hilang sebanyak 27 orang.

Total data korban jiwa yang berhasil dihimpun Posko meliputi warga terdampak 5.205 jiwa, hilang 27, dan meninggal dunia 15. Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa yang tersebar di 19 titik.

Pengecekan dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan status korban tersebut. Hingga hari ketiga, posko tetap melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru.

Sementara, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian, Lumajang hingga Senin (6/12) siang telah menampung sedikitnya 16 pasien korban luka bakar akibat terkena dampak awan panas guguran Gunung Semeru. Sebanyak 6 orang mengalami luka bakar hingga 80 persen sudah mendapatkan perawatan intensif.

Selain berdampak pada korban, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan wilayah Lumajang. Data sementara menyebutkan rumah terdampak berjumlah 2.970 unit, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit.

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait