Penderita Covid-19 di Quebec Kanada Bisa Tetap Bekerja

Image title
29 Desember 2021, 09:11
Covid-19
ANTARA FOTO/REUTERS/Blair Gable/hp/cf
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau disuntik vaksin penyakit virus korona (COVID-19) AstraZeneca di sebuah apotek di Ottawa, Ontario, Kanada, Jumat (23/4/2021).

Pemerintah Kanada memperbolehkan penderita Covid-19 di Quebec tetap bekerja.

Otoritas setempat tidak punya pilihan lain sebab terjadi keterbatasan pegawai di sektor esensial. Menteri Kesehatan Kanada Christian Dube mengatakan kekurangan staf di sektor bisa menghambat pelayanan kesehatan. 

“Penularan Omicron sangat eksponensial yang menyebabkan jumlah besar personel harus ditarik dan menimbulkan risiko terhadap kapasitas jaringan untuk merawat warga Quebec,” kata Dube dikutip dari Reuters, Rabu (29/12).

Kota terpadat kedua di Kanada, Quebec, itu kini sedang memasuki gelombang baru kenaikan infeksi Covid-19. Wilayah itu mencatat 12.833 kasus pada Senin (27/12), angka harian tertinggi di seluruh Kanada selama pandemi.

“Kami membuat keputusan bahwa dalam kondisi tertentu staf yang positif akan tetap bekerja berdasarkan daftar prioritas dan manajemen risiko,” katanya.

Dube mengatakan Quebec juga akan menawarkan dosis ketiga vaksin Covid-19 untuk semua orang di atas usia 18 tahun mulai 4 Januari 2022. Pekan lalu, Quebec memerintahkan bar, pusat kebugaran, dan kasino untuk ditutup dan mengimbau masyarakat untuk bekerja hanya dari rumah. Otoritas setempat juga membatasi perkumpulan di rumah pribadi dan restoran hanya boleh maksimal enam orang.

 

 

Reporter: Rezza Aji Pratama
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait