Kasus Harian Covid-19 Terus Turun, Bertambah 257 Kasus Hari Ini

Kasus harian Covid-19 pada Minggu (15/5) sebagian besar terjadi di DKI Jakarta dan Jawa Barat dengan masing-masing 93 dan 40 kasus.
Image title
15 Mei 2022, 16:05
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin dosis ketiga kepada seorang wisatawan saat vaksinasi booster di kawasan objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, Rabu (4/5/2022). Kegiatan yang digelar di kawasan objek wisata tersebut sebagai upaya mendukung percepatan
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin dosis ketiga kepada seorang wisatawan saat vaksinasi booster di kawasan objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, Rabu (4/5/2022).

Kasus harian Covid-19 pada Minggu (15/5) menunjukkan penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat kasus baru Covid-19 bertambah 257 kasus, di mana sebagian besar terjadi di DKI Jakarta dengan 93 kasus.

Penurunan kasus harian Covid-19 ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Pada Rabu (11/5), kasus harian masih tercatat 400 orang yang terus menurun menjadi 335 pada Kamis dan Jumat. Adapun kemarin, kasus Covid-19 tercatat bertambah 308 orang.

Selain DKI Jakarta, puluhan kasus baru Covid-19 juga masih terjadi di Jawa Barat (40 kasus), Jawa Timur (32), Banten (23), dan Bali (20 kasus). Sementara itu, kasus kematian hari ini bertambah 5 orang pada Minggu (15/5) sehingga total meninggal akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 156.453.

Secara akumulasi, kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di Indoneia mencapai 6.050.776 orang, dengan 5.889.543 orang telah dinyatakan sembuh.

Advertisement

Sementara itu, dalam pertemuan antara Menteri Kesehatan ASEAN di Bali pada Sabtu (14/5), Pemerintah Indonesia mengusulkan agar negara-negara ASEAN membentuk dana darurat untuk menangani pandemi. 

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan dana darurat itu bisa membantu negara-negara yang terdampak Covid-19 dan pandemi lain di masa mendatang.  “Emergency fund yang sudah maju adalah G20, sudah ada persetujuan dari negara-negara G20 untuk mengadakan dana darurat ASEAN tersebut. Karena sebenarnya kita juga berfikir kalau dunia sudah ada emerging fund, maka untuk skala ASEAN juga bisa mengikuti dan mensinergikan dengan mekanisme yang ada saat ini untuk COVID-19,” katanya.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait