Doa Setelah Salat Tahajud dan Witir Beserta Artinya

Doa setelah salat tahajud dapat memperlengkap amalan salat sunah sepertiga malam ini. Selain itu, banyak keistimewaan yang didapat bagi yang mengamalkannya. Berikut bacaan doa salat tahajud dan witir.
Image title
22 September 2021, 17:24
Ilustrasi seorang muslim tengah membaca doa setelah salat tahajud dan witir.
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.
Ilustrasi seorang muslim tengah membaca doa setelah salat tahajud dan witir.

Doa setelah salat tahajud memiliki keutamaan tersendiri. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Umamah, Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa`alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling didengar? Beliau berkata: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah salat-salat wajib." (HR. Tirmidzi).

Salat yang penuh keistimewaan ini menjadi lengkap apabila setelah selesai menunaikannya membaca doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dalam riwayat Bukhari, Muslim, dan Abu Daud, ada doa yang biasanya kerap dilafazkan di bagian akhir yang berisi permintaan mendapat keselamatan dan kepasrahan.

Doa setelah salat tahajud

Adapun bacaan doa setelah salat tahajud, yakni:

َللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

"Allahuma lakal hamdu Anta nuurussamaawaati wal ardli wa man fiihinna. Walakal hamdu Anta qayyimussamaawaati wal ardli wa man fihinna. Walakal hamdu Anta rabbussamaawaati wal ardli wa man fiihinna. Walakal hamdu Anta mulkussamaawaati wal ardli wa man fiihinna. Walakal hamdu Anta malikussamaawaati wal ardli. Walakal hamdu, Antal haqqu wa wa'dukal haqqu, wa qaulukal haqqu, wa liqaa ukal haqqu. Waljannatu haqqun wannaru haqqun. Wannabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun haqqun, wassaa 'atu aqqun. Allahuma laka aslamtu. Wa 'alaika tawakkaltu, wabika aamantu, wa ilaika aanabtu, wabia khaashamtu. wa ilaika haakamtu. Faghfirlii maa qaddamu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a'lantu antal muqaddimu wa antal mu akhkhiru, laa ilaa ha illaa anta ilaihi laa ilaaha illa anta."

Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya, bagi-mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala punya, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-Nya, bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar.

Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku berdebat (dengan orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.".

Zikir setelah salat tahajud

Sebelum membaca doa setelah tahajud, ada baiknya untuk melantunkan zikir kepada Allah SWT. Ada dua zikir yang bisa dilafazkan setelah menunaikan amalan sepertiga malam ini. Hal ini sesuai dengan yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, yakni:

Zikir 1:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ 

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Maha besar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah,".

Zikir 2:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Artinya: "Maha suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji kepada-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Engkau, aku memohon ampun kepada Engkau dan bertobat kepada Engkau.".

Salat Tahajud dan Keutamaannya

Salat tahajud merupakan amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada kaumnya. Salat sunah ini disebut amalan istimewa. Dalam Al Quran Sura Al-Isra’ ayat 79 disebutkan orang yang mengamalkan salat tahajud berada di tempat terpuji di mata Allah SWT.

"Pada sebagian malam, hendaklah kau bertahajud sebagai tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat terpuji," (Q.S Al-Isra’ ayat 79).

Dalam suatu hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, salat tahajud merupakan amalan sunah yang menduduki peringkat teratas setelah salat wajib: "Puasa yang paling utama setelah puasa ramadan adalah (berpuasa pada) bulan Allah yang mulia (muharam) dan salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat tahajud (salat malam). (HR. Muslim)

Adapun keutamaan salat tahajud bagi yang mengamalkannya, yakni: dikabulkan doanya, penghapusan dosa dan kesalahan, dijadikan rendah hati, jembatan masuk surga, amalan yang membantu di akhirat, menjaga kesehatan fisik, menghilangkan rasa malas dan nafsu, dan mengusir setan.

Tata cara salat tahajud dan bacaannya

Sebelum memulai salat, pastikan terlebih dahulu kesucian Anda dengan mengambil air wudhu.

Salat tahajud diawali dengan melafazkan niat salat tahajud:

صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-Tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat mengerjakan salat sunah tahajud dua rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala.”.

Selanjutnya, melakukan Takbiratul Ihram, membaca doa iftitah, surat Al-Fatihah, dan surat-surat pendek Al-Quran. Lakukan tahapan salat pada umumnya (rukuk dan sujud). Setelah dua rakaat, lakukan tahiyat akhir dan salam.

Usai melaksanankan salat tahajud, disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, salawat, istigfar, dan doa salat tahajud. Adapun bacaan doa setelah salat tahajud, yakni:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”.

Salat Witir

Salat witir merupakan salat sunah yang dianjurkan usai menunaikan salat sunah lainnya pada malam hari. Artinya, salat ini menjadi penutup dari ibadah qiyamul lail, seperti salat hajat, salat tarawih, dan salat tahajud.

Salat witir dilakukan dengan tahapan membaca niat, melakukan takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah dan surat pendek Al-Quran.

Selanjutnya, lakukan gerakan rukuk dan membaca doa rukuk, i’tidal dan mengucap doa i’tidal, sujud dan melafazkan doa sujud, duduk di antara dua sujud dan melafalkan bacaan doa di antara dua sujud.

Apabila dikerjakan tiga rakaat, maka berdiri dan ulangi gerakan seperti rakaat pertama. Lakukan tahiyat akhir dan menuturkan doa tahiyat akhir, salam, dan tuma’ninah.

Bacaan zikir dan doa setelah salat witir

Setelah melaksanakan salat sunah witir, maka dianjurkan untuk membaca zikir sebagai berikut sebanyak tiga kali:

Subhaanal malikil quddus.”.

Artinya: "Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan.".

Kemudian, bisa dilanjutkan dengan melafalkan doa setelah salat witir, yakni:

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allahumma innaa nas'aluka iimaanan daaimaan, wan'asaluka qalban khaasyi'an, wanas'aluka 'ilman naafi'an, wanas'aluka yaqiinan shaadiqon, wanas'aluka 'amalan shaalihan, wanas'aluka diinan qayyiman, wanas'aluka khairan katsiran, wanas'alukal 'afwa wal'aafiyata, wanas'aluka tamaamal 'aafiyati, wanas'alukasyukra 'alal 'aafiyati, anas'alukal ghinaa'a 'aninnaasi. Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu'anaa watadhorru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. washallallaahu 'alaa khairi khalqihi muhammadin wa'alaa aalihi washahbihi ajma'iina, walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.

Artinya, "Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami salat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadaha kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.”

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait