7 Manfaat Kincir Angin untuk Kehidupan, Sumber Listrik hingga Irigasi

Berikut 7 manfaat kincir angin yang ada dalam kehidupan sehari-hari, dari pembangkit listrik hingga mengatur saluran irigasi.
Image title
14 Oktober 2021, 11:10
Manfaat kincir angin yang diterapkan pada PLTB Sidrap
Katadata
Manfaat kincir angin yang diterapkan pada PLTB Sidrap

Dalam mata pelajaran siswa dan siswi kelas 4 SD terdapat pembahasan mengenai manfaat dari kincir angin. Dalam materi tersebut dipelajari lebih dalam mengenai keberadaan kincir angin sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan.

Mengutip  buku Mesin Konvensi Energi karya Astu Pudjanarso dan Djati Nursuhud, secara definisi kincir angin berarti alat yang mampu memanfaatkan kekuatan angin untuk diubah menjadi kekuatan mekanik.

Putaran kincir mengandalkan kekuatan hembusan angin. Tenaga hasil perputaran kincir tersebut bisa dimanfaatkan untuk memompa air untuk mengairi sawah atau menggiling biji-bijian.

Di masa modern seiring perkembangan zaman kincir angin digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Karena fungsi tersebut kincir angin disebut juga dengan turbin angin. Turbin angin kebanyakan ditemukan di Eropa dan Amerika Utara.

Manfaat Kincir Angin

Mengutip berbagai sumber, berikut manfaat kincir angin bagi keberlangsungan hidup manusia:

1. Menjadi Sumber Pembangkit Listrik

Tahukah Anda bahwa sebagian dari energi listrik yang kita nikmati di rumah berasal dari hasil perputaran kincir angin. Energi angin dikonversikan menjadi energi listrik dengan menggunakan kincir angin.

Kini banyak kincir angin digunakan dalam sistem pembangkit listrik tenaga angin.

2. Menjadi Sumber Alternatif Energi Pengganti Fosil

Seperti yang kita ketahui bahwa energi yang dihasilkan fosil pasti akan habis karena tidak bisa diperbaharui. Oleh karenanya dibutuhkan energi alternatif yang digunakan untuk menggantikan energi dari minyak bumi atau bahan bakar fosil.

Kincir angin bisa dikatakan sebagai energi alternatif karena sumbernya dapat selalu diperbaharui, dan tidak akan habis. Selama angin masih berhembus, selama itu pula kincir angin akan terus berputar.

3. Sebagai Energi Ramah Linkungan dan Membantu Mengurangi Karbon

Sebagai salah satu energi alternatif, kincir angin tidak menghasilkan sampah atau sisa pembakaran yang terbuang sia-sia. Karena berasal dari alam, kincir angin mendapatkan sumber energi dari angin itu sendiri.

Angin merupakan energi yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi udara, sehingga dapat melindungi lapisan ozon di bumi.

4. Menjadi Pengalih Arah Angin

Satu hal yang jarang diketahui orang mengenai manfaat kincir angin adalah untuk mengganti arah angin. Postur tiang dan kincir yang besar membuat angin berhembus bisa bergeser dengan seksama sesuai dengan yang kita atur. Ini bisa melindungi pemukiman warga dari angin kencang yang merugikan dan dapat membuat rusak porak poranda.

5. Membantu Proses Pengeringan Hasil Panen

Kincir angin juga sering dimanfaatkan para petani untuk mengeringkan hasil panen. Biasanya, para petani akan meletakkan sejumlah hasil panen pada bilah-bilah kincir angin, lalu membiarkan kincir angin berputar. Proses ini akan membantu meniriskan air yang masih tersisa dari hasil panen tersebut.

6. Mesin Alternatif Pemotong Kayu

Manfaat kincir angin untuk kehidupan sehari-hari selanjutnya, yaitu membantu proses pemotongan kayu. Kincir angin dapat menggerakkan generator yang selanjutnya digunakan menjalankan fungsi gergaji untuk memotong kayu tanpa bahan bakar minyak. Selain lebih ekonomis, metode ini juga tidak menimbulkan polusi udara dan ramah lingkungan.

7. Membantu Pengaliran Saluran Irigasi

Dalam keseharian petani, kincir angin memiliki fungsi kehidupan sehari-hari yang sangat penting, yaitu membantu penyaluran air dalam irigasi. Berbeda dengan kincir air, kincir angin menggunakan energi angin untuk berputar. Meski demikian, kincir angin dapat mengalihkan aliran air dari satu parit atau saluran irigasi menuju saluran irigasi lainnya.

Pemanfaatan Kincir Angin di Indonesia

Meski kincir angin sangat terkenal di Belanda, namun Indonesia juga tidak mau kalah untuk mengembangkannya. Salah satunya pada tahun 2018 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan adanya pemanfaatan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). Secara etimologi, arti nama Bayu berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti angin. Selain itu, nama ini juga berasal dari bahasa Sanskerta, Vāyu yang memiliki arti udara. Sehingga dengan nama khas daerah itulah PLTB disematkan.

Pembangkit listrik tenaga bayu di Indonesia mulai dioperasikan pada setiap daerah yang potensi anginnya besar. PLTB yang diresmikan Jokowi tersebut berada di Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Terletak di Desa Mattirotasi, kecamatan Watung Pulu Kabupaten Sidrap, PLTB ini siap menghasilkan tenaga listrik dari 30 kincir angin atau wind turbin generator.

Kincir angin menggerakkan turbin berkapasitas 2.5 MW pada 30 kincir tersebut dapat menghasilkan listrik sebesar 75 Mega Watt (MW) dan diperkirakan akan mampu mengaliri listrik 70.000 pelanggan di wilayah Sulawesi Selatan dengan daya listrik rata-rata 900 volt Ampere. PLTB Sidrap terpasang di lahan seluas 100 hektare, dengan jumlah 30 turbin yang tingginya mencapai 80 meter dan baling-baling sepanjang 57 meter.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait