Cara Membuat Surat Pengunduran Diri Sederhana dan Elegan

Berikut tips dan trik membuat surat pengunduran diri sederhana yang bisa ditirukan bagi siapapun yang hendak resign dari pekerjaan dan perusahaan
Image title
9 November 2021, 10:00
Cara Membuat Surat Pengunduran Diri Sederhana dan Elegan
Pexels/Andrea Piacquadio
Ilustrasi pengajuan surat pengunduran diri

Meninggalkan pekerjaan merupakan salah satu pilihan yang kerap terjadi pada seseorang di fase hidupnya. Namun, saat fase itu tiba banyak orang yang kebingungan untuk menghadapinya. Salah satunya adalah menulis surat pengunduran diri.

Surat pengunduran diri bisa dibentuk dalam format sederhana dan tanpa harus terlalu rumit. Pengunduran diri adalah hal yang sensitif, makanya surat resign kerja perlu dibuat dengan baik, agar tidak meninggalkan kesan yang buruk atau bertindak tidak profesional pada perusahaan.

Berikut contoh surat pengunduran diri sederhana dikutip dari Gramedia.com dan bisa menjadi referensi bagi siapapun yang hendak mengundurkan diri dari pekerjaannya:

Jakarta, 1 September 2021

Kepada Yth,
HRD PT. Karya Abadi
di Jl. Alam Sutera, Jakarta

Dengan Hormat,

Melalui surat yang tertulis ini, saya atas nama Widya Istiani bermaksud untuk mengajukan permohonan pengunduran diri dari PT. Karya Abadi yang mana saya memiliki posisi sebagai Marketing.

Saya melakukan permohonan ini karena ingin melanjutkan bisnis keluarga. Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan kerja yang telah diberikan kepada saya selama 4 tahun ini. Saya mohon maaf jika selama bekerja banyak melakukan kesalahan yang mungkin merugikan pihak perusahaan.

Demikian surat ini saya buat dan serahkan dengan sebena-benarnya tanpa paksaan orang lain, semoga dapat diterima oleh Bapak/Ibu. Semoga PT. Karya Abadi akan semakin berkembang dan maju.

Hormat Saya,

Widya Istiani


 

Membedah Surat Pengunduran Diri Sederhana

Apabila melihat surat di atas ada beberapa unsur yang dapat dipelajari sebagai berikut:

1. Nama Jelas Kota dan Tanggal.
2. Nama lengkap Perusahaan dan alamat perusahaan.
3. Salam pembuka.
4. Alasan mengapa Anda ingin mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut.
5. Mencantumkan tanggal jelas kapan Anda mulai tidak aktif atau mengundurkan diri.
6. Memberikan ucapan maaf dan terimakasih kepada pihak perusahaan.
7. Beri salam penutup dan tanda tangan.

Walaupun surat pengunduran diri ditulis dalam bentuk paling sederhana, namun ke-tujuh format tersebut harus tercantum di dalamnya. Di balik surat tersebut ada tiga poin yang harus menjadi catatan mengapa surat pengunduran diri sederhana tetap harus dibuat secara elegan:

Pertama, demi membangun profesionalisme yang tinggi. Hal itu dikarenakan membuat surat pengunduran diri baik dan sopan memiliki dampak pada perusahaan yang akan ditinggal. Ada kesan positif yang masih dipertahankan. Selain itu, ecara etika memang sudah sewajarnya karyawan tidak hengkang begitu saja tanpa pemberitahuan apapun saat mengundurkan diri.

Kedua, untuk mempermudah perusahaan untuk mencari karyawan pengganti. Surat ini akan memberikan pemberitahuan kepada perusahaan untuk segera mencari karyawan pengganti jika ada karyawannya yang mengundurkan diri. Apabila anda secara tiba-tiba mengundurkan diri begitu saja akan membuat perusahaan kebingungan karena tidak ada yang menanggulangi pekerjaan Anda sebelumnya. Apalagi jika bagian yang sedang Anda kerjakan sangat penting dan tidak bisa di masa kekosongan.

Ketiga, memperjelas status hak dan kewajiban sebagai karyawan. Surat resign kerja  memberikan kejelasan struktur karyawannya dan status pekerja dalam bagian tertentu di perusahaan tersebut. Jadi surat tersebut menunjukkan bahwa Anda sudah tidak memiliki sangkutan lagi dengan perusahaan sejak surat tersebut diserahkan. Ini akan memperjelas hak dan kewajiban yang ditimpakan kepada Anda, sebagai karyawan.

Oleh karenanya surat pengunduran dari kerja dapat membuat hubungan Anda dengan perusahaan tetap baik dan masih bisa berkomunikasi secara baik pula meskipun ingin keluar.

Mengapa Anda perlu tetap menjaga hubungan baik dengan perusahaan? Karena bisa jadi di masa depan Anda membutuhkan bantuan perusahaan itu kembali. Selain itu juga bisa membuat relasi pekerjaan jika pekerjaan baru Anda rupanya tidak jauh-jauh dari perusahaan yang lama.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait