8 Urutan Orang Terkaya di Asia Tahun 2022

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, urutan pertama orang terkaya di Asia adalah Gautam Adani. Kekayaan Gautam Adani mencapai US$88,5 miliar. Selain Gautam, berikut daftar orang terkaya di Asia.
Dwi Latifatul Fajri
1 Maret 2022, 15:51
Orang Terkaya di Asia
Ajeng Dinar Ulfiana|KATADATA.
Daftar Orang Terkaya di Asia Salah Satunya Jack Ma

Orang terkaya di Asia per 8 Februari 2022 adalah Gautam Adani. Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, menurut  catatan lengkap hasil kekayaan, pebisnis asal India ini berada di posisi pertama.

Gautam Adani menjadi orang Asia terkaya, dengan kekayaan bersih mencapai US$88,5 miliar, per 8 Februari 2022.

Adani memulai bisnis perdagangan seperti pertambangan, pelabuhan, dan listrik. Selain itu, bisnis infrastruktur dan pembangunan juga mendorong pertumbuhan ekonomi di India.

Daftar Orang Terkaya di Asia

Mengutip dari lifestyleasia.com, berikut daftar orang terkaya di Asia per 8 Februari 2022 berdasarkan Bloomberg:

Advertisement

1. Gautam Adani

Gautam Adani
Gautam Adani (Courtesy of Subhankar Chakraborty/Hindustan Times via Getty Images)

 

Pendiri Adani Group dari India ini berada dalam urutan pertama orang terkaya di Asia. Gautam Adani memiliki kekayaan senilai US$88,5 miliar atau sekitar Rp1.274 triliun (asumsi kurs Rp14.400 per dolar AS).

Selain orang terkaya di Asia, Gautam juga masuk ke dalam orang terkaya ke-10 di dunia. Gautam Adani memiliki bisnis di tambang batu bara, operasi pelabuhan, dan energi hijau.

Perusahaan milik Gautam Adani ini juga menambah di bidang energi berkelanjutan, terbarukan, pusat data, sektor pertahanan, hingga bandara.

2. Mukesh Ambani

Mukesh Ambani berada di urutan kedua sebagai orang terkaya di Asia. Kekayaan bersih Ambani mencapai US$87,9 miliar atau berkisar Rp1.265 triliun.

Ayah Mukesh Ambani yaitu Dhirubhai Ambani, awalnya menjadi pedagang sederhana di tahun 1960-an.

Kemudian Dhirubhai mendirikan Reliance Industries, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur tekstil. Perusahaan tersebut dikemangkan tahun 1966.

Kini perusahaan tersebut berkembang di berbagai sektor, seperti petrokimia, telekomunikasi, minyak, gas, dan ritel.

3. Zhong Shanshan

Zhong Shanshan memiliki kekayaan senilai US$75,1 miliar. Zhong adalah kepala Nongfu Spring perusahaan air minum kemasan.

Zhong lahir di Hangzhou, Cina. Dia berhenti dari sekolah ketika terjadi revolusi di negaranya. Akhirnya dia memulai karirnya menjadi pekerja di berbagai bidang seperti konstruksi, wiraniaga, ingga reporter surat kabar.

Selain perusahaan air minum, Zhong juga menjadi kepala Farmasi Biologi Beijing Wantai.

4. Zeng Yuqun

Zeng Yuqun adalah pendiri perusahaan Contemporary Amperex Technology (CATL). Perusahaan tersebut merupakan pembuat dan pemasok baterai mobil terbesar di dunia.

Perusahaan CATL didirikan oleh Zeng Yuqun tahun 2011. Perusahaan yang dikelola Zeng Yuqun mengantarnya menjadi orang terkaya di Asia. Hasil kekayaan bersih Zeng mencapai US$52,3 miliar.

5. Ma Huateng

Ma Huateng
Ma Huateng (www.lifestyleasia.com)

 

Ma Huateng adalah ketua dari perusahaan internet Cina, Tencent Holdings. Perusahaan Tencent menawarkan banyak aplikasi yang bisa diunduh di ponsel pintar seperti Wechat. Dia mendirikan Tencent di tahun 1998. Hasil kekayaan bersih Ma Huateng mencapai US$48,8 miliar.

6. Zhang Yiming

Hasil kekayaan Zhang Yiming senilai US$44,5 miliar. Zhang lulus dari universitas Nankai di tahun 2005. Dia juga bekerja di Universitas Nankai di awal karir.

Pria berusia 38 tahun ini pernah menjadi CEO ByteDance. Media sosial ByteDance termasuk media sosial besar dan perusahaan induk aplikasi TikTok.

Bulan Mei 2021, Zhang memutuskan mengundurkan diri dari posisi CEO ByteDance. Kini dia berkontribusi menjadi penasihat perusahaan untuk strategi pengembangan jangka panjang.

7. Jack Ma

Pendiri dan mantan ketua Alibaba Group, Jack Ma mengumpulkan kekayaan sebesar US$37,9 miliar. Jack Ma mendirikan toko online Alibaba yang kini sukses di Cina.

8. Azim Premji

Azim Premji
Azim Premji (www.business-standard.com)

 

Azim Premji adalah pengsaha dan tokoh teknologi ternama di India. Azim sempat mengenyam pendidikan di Universitas Stanford. Namun di tahun 1966 dia harus kembali ke India karena ayahnya meninggal dunia.

Azim kemudian bergabung melanjutnya bisnis keluarga di bidang minyak goreng. Kemudian Azim mengganti perusahaannnya mejadi Wipro dan fokus di bidang teknologi informasi.

Zim adalah pendiri dan ketua perusahaan Wipro Limited. Perusahaan tersebut bergerak di bidang perangkat lunak. Pendapatan Azim saat ini mencapai US$33,8 miliar.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait