Menang Program Thinkubator, NanoBubble.id Gaet Pendanaan Rp 825 Juta

Perusahaan yang mengimplementasikan teknologi nano untuk produktivitas udang dan perikanan ini mengalahkan lima pesaingnya dalam Thinkubator
Michael Reily
Oleh Michael Reily
2 April 2019, 10:15
Menang Program Thinkubator, NanoBubble.id Gaet Pendanaan Rp 825 Juta
www.grab.com
Program Thinkubator hasil kolaborasi Grab dan pemerintah

Program Thinkubator kolaborasi Grab dan pemerintah untuk mendorong pengembangan startup menghasilkan NanoBubble.id sebagai pemenang utama. Perusahaan yang mengimplementasikan teknologi nano untuk produktivitas udang dan perikanan ini mengalahkan lima pesaingnya dalam ajang tersebut.

Dengan kemenangan ini, NanoBubble.id pun berhasil mengumpulkan pendanaan dari dewan juri Thinkubator sebesar Rp 825 juta. Chief Executive Officer Tokopedia William Tanuwijaya memberikan Rp 500 juta, Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyerahkan Rp 200 juta, dan Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi melayangkan Rp 125 juta.

"Apresiasi NanoBubble.id, karena jenis startup ini bergerak pada sektor yang kurang diminati namun dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia serta berani keluar dari jalur umum," tertulis dalam keterangan resmi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

(Baca: Grab Siapkan Rp 3 Miliar untuk Pemenang Thinkubator)

 

Berdasarkan laman resmi NanoBubble.id, penggunaan mesin hasil produksi serta penggabungan teknologi mampu meningkatkan oksigen dalam tambak hingga mencapai dua kali lipat. Alhasil, potensi virus dan penyakit berkurang serta produktivitas meningkat hingga tiga kali lipat.

Chief Executive & Technology Officer NanoBubble.id Hardi Junaedi dalam YouTube Thinkubator mengungkapkan perusahaan tengah fokus dalam pengembangan teknologinya di tiga titik, yaitu Situbondo, Jakarta, dan Cilacap. "Ke depan, kami akan uji coba untuk budidaya kerapu, pertanian, dan hidroponik," kata Hardi.

Sementara itu, lima finalis Thinkubator lain mendapat kesempatan untuk mempresentasikan perusahaannya. Mereka adalah Piniship, Ngorder.id, DarahKita, SIAB, serta Mandor.id. Finalis yang lolos telah ikut dalam seleksi 150 besar dari 1.169 pendaftar.

(Baca: Indonesia No. 5 Pencetak Startup di Dunia)

Piniship adalah perusahaan digital untuk membantu logistik ekspor Indonesia, Ngorder.id adalah aplikasi untuk pengaturan pesanan bagi pelaku usaha penjualan online, bahkan analisis bisnis, dan DarahKita yang menyediakan platform kemudahan pencarian kegiatan yang berkaitan donor darah.

Kemudian, SIAB adalah startup untuk penyediaan alat dan aplikasi distribusi air bersih berbasis teknologi. Terakhir, Mandor.id merupakan sebuah sarana digital marketplace untuk para tukang bangunan, arsitek, dan penyedia bahan bangunan sehingga renovasi properti sesuai anggaran keuangan.

Video Pilihan

Artikel Terkait