Produksi Awal Tahun Rendah, Pertamina EP Optimistis Capai Target 2019

“Pengalaman tahun lalu dan beberapa tahun sebelumnya trend-nya meningkat terus sampai akhir tahun,” kata Nanang.
Image title
27 Februari 2019, 12:22
Nanang Abdul Manaf
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Direktur Utama PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf

Dalam satu setengah bulan pertama tahun ini, produksi minyak dan gas PT Pertamina EP masih rendah. Meski begitu, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini masih optimistis produksinya bisa mencapai target hingga akhir tahun ini.

Berdasarkan data Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), produksi minyak Pertamina EP hingga pertengahan Februari masih di kisaran 82.3 ribu barel per hari (bopd) dan produksinya gasnya 142,8 barel setara minyak per hari (boepd).

(Baca: Produksi Minyak Pertamina EP Masih di Bawah Target)

Realisasi produksi awal tahun ini masih di bawah target tahun ini. Pertamina EP telah menetapkan target produksi minyak 2019 sebesar 85 bopd dan produksi gas sebesar 145 boepd.

Advertisement

Direktur Utama Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan realisasi produksi migas di awal tahun belum bisa dijadikan acuan tercapai atau tidaknya target tahun ini. Capaian produksi ini sudah sesuai dengan proyeksi Pertamina EP dalam rentang Januari hingga Desember tahun ini.

(Baca: Pertamina EP Mengebor 22 Sumur Migas Hingga Pertengahan Februari 2019)

Apalagi, tren produksi migas Pertamina EP biasanya memang rendah pada awal tahun, kemudian secara bertahap akan naik. “Pengalaman tahun lalu dan beberapa tahun sebelumnya trend-nya meningkat terus sampai akhir tahun,” ujarnya kepada Katadata.co.id, Senin (25/2).

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Migas memberikan perkembangan terkini (update) terkait capaian produksi migas hingga pertengahan bulan Februari. Dari tiga kontraktor penyumbang produksi minyak dan gas terbesar, hanya PT Pertamina EP yang produksinya masih di bawah target.

(Baca: Awal Tahun, Produksi Blok Rokan Lampaui Target)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait