Ingin Investasi Rp 75 Triliun, Investor Thailand Minta Libur Pajak

"Apalagi ekspansinya US$ 5,5 miliar dan yang diproduksi substitusi impor," kata Airlangga.
Ameidyo Daud Nasution
16 Maret 2018, 11:12
Airlangga Hartarto
Arief Kamaludin|KATADATA
Menperin, Airlangga Hartarto

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan perusahaan besar asal Thailand yakni SCG di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/3). Kedatangan ini terkait erat dengan rencana pembangunan pabrik Kompleks Petrokimia terbaru di Cilegon senilai US$ 5,5 miliar atau setara Rp 75 triliun.

Investasi ini rencananya akan dilakukan oleh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. SCG sendiri saat ini memiliki saham sebesar 30 persen di Chandra Asri. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan pabrik ini nantinya memproduksi naphta cracker hingga menjadi polyprophylene.

Airlangga menjelaskan SCG selaku pemegang saham strategis, pemodal, dan pihak yang memiliki teknologi, menghadap Jokowi untuk mendapatkan kepastian terkait fasilitas yang didapat dari investasinya. Salah satu kepastian yang dimaksud adalah insentif libur pajak (tax holiday).

"Apalagi ekspansinya US$ 5,5 miliar dan yang diproduksi substitusi impor," kata Airlangga. (Baca: Aturan Tax Holiday Diperlonggar, Investasi Rp 500 M Bisa Bebas Pajak)

Advertisement

Dia mengatakan paling tidak kepastian pemberian libur pajak ini dapat keluar pada akhir bulan ini. Adapun rencana konstruksi pabriknya akan mulai dilakukan pada tahun 2021 hingga 2022 mendatang. Kapasitas produksi pabrik terbaru akan mengalahkan pabrik petrokimia Chandra yang lama sebesar 1,2 juta ton. Setidaknya bisa mencapai dua kali lipatnya.

Chief Executive Officer (CEO) SCG Roongrote Rangsiyopath juga mengakui bahwa akan ada pabrik petrokimia baru yang akan dibangun Chandra Asri. Oleh sebab itu dalam kedatangan ini dirinya memastikan kepada Jokowi bahwa SCG berkomitmen penuh merealisasikan investasi baru ini. 

"Di waktu bersamaan kami memahami usaha pemerintah untuk mendukung investasi di Indonesia," kata dia. (Baca: Menperin Dorong Siam Cement Realisasikan Investasi Petrokimia Rp 8 T)

Roongrote juga mengatakan paling tidak dalam tahun ini desain pabrik Petrokimia baru akan dapat dirampungkan. Saat ini pihaknya akan memulai kajian terlebih dahulu mengingat investasi yang dikucurkan sangat besar. "Namun, kami cukup senang bahwa pemerintah meringkas aturan agar lebih transparan dan efisien terhadap investasi," kata dia.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait