Sinergi BUMN Bangun Infrastruktur di NTT

Sinergi beberapa BUMN membangun akses listrik, air, dan fasilitas pendidikan di NTT
Image title
7 Maret 2018, 10:57
Menteri BUMN, Rini Soemarno
Arief Kamaludin|KATADATA
Menteri BUMN, Rini Soemarno

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melakukan kunjungan kerja ke Desa Bipolo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu agendanya mendorong peningkatan akses listrik dan sinergi BUMN membantu infrastruktur di wilayah tersebut.

Rini meresmikan akses listrik bagi 36 kepala keluarga (KK) di desa Bipolo. "Dengan masuknya listrik di Desa Bipolo ini, diharapkan akan mendorong kemajuan desa tersebut di segala bidang, terutama bidang pendidikan," ujar Rini seperti dalam keterangannya, Selasa (6/3).

Rasio elektrifikasi di wilayah NTT saat ini masih tergolong rendah, dibandingkan provinsi lain. Untuk Kabupaten Kupang saja, masih ada 28 desa dari total 177 desa yang belum teraliri listrik. Kedatangan Rini, salah satunya untuk mendorong peningkatan elektrifikasi ini.

(Baca: PLN Targetkan Seluruh Wilayah Indonesia Dapat Akses Listrik Tahun Ini)

Advertisement

Rini juga menyaksikan penyerahan bantuan tangki air bersih dari PT Garam (Persero) di SDN Bipolo. Sarana air bersih ini, dalam jangka pendek akan sangat membantu kegiatan warga sehari-hari. PT Garam juga akan melakukan pengeboran titik air bersih sebagai persediaan di musim kemarau.

Selain itu, Rini juga mengapresiasi sinergi BUMN antara PT Garam dengan PT Pertamina (Persero) yang memperbaiki SD Inpres Bipolo agar terlihat apik dan nyaman untuk kegiatan belajar dan mengajar. PT Garam juga berkolaborasi dengan PT Balai Pustaka (Persero) mendirikan Taman Baca di SD Inpres Bipolo.

Selain menjadi sarana pendukung dalam kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, pendirian Taman Baca juga merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mendorong perbaikan literasi di tanah air. "Ini salah satu bukti bahwa BUMN peduli pendidikan," kata Rini.

Rini mengatakan BUMN dapat berperan dalam mendukung perbaikan infrastruktur pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Ini penting untuk mendorong perbaikan mutu pendidikan di tanah air, khususnya di daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan), termasuk di NTT.

“Perbaikan sekolah rusak dan pendirian sarana pendukung lainnya merupakan wujud nyata kepedulian BUMN bagi perbaikan pendidikan di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Rini.

Selain di Bipolo, pemberian bantuan renovasi sekolah dan sarana pendukung lainnya juga dilakukan di beberapa sekolah, yaitu di SD Inpres Labat, SDN Maulafa, SDN Oehendak, SDN Naikoten yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura I (Persero). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. merenovasi sekolah di SDK Arnoldus, Perum Jamkrindo merenovasi SMPN 13 Kupang, serta renovasi di SMAN 7 Kupang oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Perum Bulog juga turut serta memberikan bantuan renovasi sekolah di PAUD Kharisma Kreatif, Kota Kupang.

“Saya senang karena selain perbaikan sekolah rusak, juga ada pendirian Taman Baca, perpustakaan dan laboratorium. Ini sangat membantu siswa dan siswi dalam proses belajar. Khusus untuk Taman Baca, program ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mendorong perbaikan literasi di tanah air," kata Rini.

Dukungan terhadap kemajuan pendidikan di NTT juga diberikan oleh BUMN melalui pemberian beasiswa mulai dari tingkat sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk  dan PT PLN (Persero) serta bantuan Broadband Learning Center (BLC) Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Kupang oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait