Jelang Ramadhan, Jokowi Minta Harga Pangan Turun

Ameidyo Daud Nasution
5 Maret 2018, 20:44
Jokowi
Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi menghadiri Dzikir Kebangsaan dan Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional I Majelis Dzikir Hubbul Wathon di Asrama Haji, Pondok Gede, Rabu 21 Februari 2018.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran kabinetnya untuk menjaga harga kebutuhan pokok yang sangat berperan terhadap inflasi dan kemiskinan menjelang Ramadhan. Dua komoditas yang menjadi fokus pemerintah yakni beras dan daging.

Dia meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjaga harga dua komoditas itu harus tetap stabil, bahkan turun sebelum bulan puasa tahun ini. "Berkaitan dengan harga beras dan daging dipastikan agar harganya turun sebelum bulan puasa," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/3).

(Baca: Harga Beras Tinggi, YLKI Minta Peran Satgas Pangan Ditingkatkan)

Usai rapat, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan Jokowi telah memerintahkan dirinya, Darmin, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menggelar operasi pasar untuk menekan harga beras. Jokowi menginginkan harga kebutuhan pokok saat bulan puasa tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu.

"Kalau sekarang tidak masalah melakukan operasi pasar sampai di bawah Harga Eceran Terendah," kata Amran. Apalagi, bulan ini dan bulan depan merupakan puncak masa panen raya. Dia mengklaim paling tidak saat ini panen akan terjadi di 2,2 juta hektare lahan pertanian atau lebih besar 100 ribu hektare ketimbang panen raya tahun lalu. 

(Baca: Harga Gabah Petani Turun, BPS Sebut Beras Impor Disimpan di Gudang)

Bulan lalu Kementerian Perdagangan dan Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) memperluas jangkauan operasi pasar hingga 1.800 titik jual secara nasional, dari sebelumnya hanya 1.100 titik. Operasi pasar akan terus digelar, mengingat kenaikan harga terus terjadi akibat rendahnya produksi beras nasional.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, beras medium dalam operasi pasar ini dujual dengan harga Rp 9.300 per kilogram. "Pelepasan operasi pasar beras diawali di 10 pasar di wilayah DKI Jakarta dan diikuti secara serentak di seluruh wilayah Indonesia hingga akhir Maret 2018,” kata Enggar saat itu.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait