Kementerian PUPR Percepat Proyek Percontohan Anjungan Cerdas

Selain dua lokasi sebagai percontohan, Kementerian PUPR juga akan membangun empat Anjungan Cerdas lain di Labuan Bajo, Magelang, Tana Toraja, dan Lombok
Ameidyo Daud Nasution
2 Oktober 2017, 10:41
Anjungan Cerdas
www.pu.go.id
Anjungan Cerdas

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) saat ini tengah menyelesaikan pembangunan dua proyek percontohan anjungan cerdas. Keduanya yakni Rambut Siwi di Kabupaten Jembrana, Bali dan Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Anjungan Cerdas Rambut Siwi ditargetkan dapat selesai lebih cepat dari jadwal semula yakni Mei 2018 menjadi Januari 2018. Sementara Anjungan Cerdas Tugu akan selesai pada akhir Mei 2018. Saat ini progres pembangunan Anjungan Cerdas Rambut Siwi sudah mencapai 80%. Sedangkan Anjungan Cerdas Tugu baru 57%.

"Pembangunan keduanya berjalan lancar dan tanpa kendala yang berarti," kata Kepala BPIW Kementerian PUPR Rido Matari Ichwan dalam keterangannya Senin (2/10).  

Anjungan Cerdas merupakan tempat peristirahatan (rest area) multifungsi di jalan  nasional yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung. Pembangunan keduanya bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara, sekaligus mendorong bangkitan ekonomi baru. Konsep anjungan cerdas ini diadposi dari tempat istirahat pengguna jalan di Jepang yang disebut Michino-Eki

Advertisement

Anjungan Cerdas ini dibangun secara modern. Beberapa fasilitas yang disediakan diantaranya tempat makan, pusat informasi, gerai ATM (anjungan tunai mandiri), ruang terbuka hijau, ampiteater (ruang pertunjukan terbuka), gedung pertemuan dan sarana edukasi. Terdapat juga fasilitas gedung untuk mempromosikan komoditas lokal dari UMKM serta ruang informasi infrastruktur di wilayah sekitarnya.

Pada proyek percontohan ini dipilih dua lokasi di Bali dan Jawa Timur, yang mulai dibangun pada akhir tahun lalu. Pembangunannya dilakukan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana dan Trenggalek.

Rambut Siwi dipilih karena berada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Denpasar ke Gilimanuk. Anjungan ini dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektare dan dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero), dengan nilai kontrak Rp 67,5 miliar. 

Sedangkan Anjungan Cerdas Bendungan Tugu dipilih karena berada pada jalur terpanjang di jalan lintas selatan Jawa, yakni dari Yogyakarta-Trenggalek-Malang dan Yogyakarta-Trenggalek-Surabaya. Tak hanya menyediakan tempat beristirahat, anjungan ini akan menyuguhkan pemandangan indah Bendungan Tugu yang akan selesai pembangunannya akhir tahun 2018. 

Dengan luasan area 4,2 hektar, Anjungan Cerdas Tugu dikerjakan oleh PT Istaka Karya–Metro Lestari Utama-Pola Kendali Nusantara dan Bita Enarcon Engineering KSO. Nilai kontrak proyek ini sebesar Rp 56,8 miliar. 

 Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis mengatakan pembangunan anjungan cerdas punya peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama melalui penyediaan infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat. 

“Pembangunan yang diinisiasi BPIW ini patut diapresiasi,” kata Fary saat memimpin rombongan DPR RI meninjau langsung proses pembangunan Anjungan Cerdas Tugu di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Selain dua lokasi tersebut, Kementerian PUPR juga akan membangun empat Anjungan Cerdas lainnya. Lokasi keempat Anjungan Cerdas ini berada di Labuan Bajo, Makale-Tana Toraja, Magelang-Jawa Tengah, dan Labuan Kayangan-Lombok.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait