Temui Kalla, Pengusaha Otomotif Bahas Mobil Listrik dan Euro 4

Gaikindo meminta dispensasi aturan wajib penggunaan BBM Euro 4 pada pertengahan tahun depan menjadi 2019.
Ameidyo Daud Nasution
22 Juli 2017, 10:00
Yohannes Nangoi
Website Isuzu
Ketua Umum GAIKINDO Johannes Nangoi

Kalangan industri otomotif yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pertemuan tersebut membahas beberapa hal, diantaranya terkait kebijakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) standar Euro 4 dan pengembangan mobil listrik nasional.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan kalangan industri meminta Pemerintah menyiapkan sejumlah sarana dan regulasi pendukung dalam pengembangan mobil listrik. Hal ini diperlukan agar memudahkan masyarakat yang membeli mobil listrik.

"Salah satu contohnya adalah charger-nya (tempat isi ulang listrik) yang harus ada di mana-mana, seperti mall," kata Jongkie usai bertemu Kalla di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Jumat (21/7). (Baca: Jamin Pasokan, PLN Siap Bangun SPBU untuk Mobil Listrik)

Dalam hal regulasi, dia menyoroti soal pengenaan pajak bagi mobil listrik. Karena pajak untuk mobil ini tidak didasarkan pada perhitungan kapasitas mesin seperti yang dikenakan pada kendaraan roda empat dengan Bahan Bakar Minyak (BBM). Soal Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) ini belum ada aturannya.

Jongkie mengaku Wakil Presiden menyambut baik masukan dari Gaikindo ini. Bahkan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menawarkan Gaikindo untuk berdiskusi lebih lanjut dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

(Baca: Luhut Minta BPPT Kembangkan Proyek Mobil Listrik)

Sebelumnya, Menteri Budi pernah menyatakan dukungannya terhadap pengembangan mobil listrik. Dia berjanji akan mempermudah proses sertifikasi uji kelaikan untuk mobil ini. Kementerian Perhubungan menyatakan tidak akan menghambat dan membuat ketentuan-ketentuan yang tidak perlu. 

Pembahasan lain dalam pertemuan pelaku industri otomotif dengan Kalla adalah mengenai aturan penggunaan BBM berstandar Euro 4 mulai pertengahan tahun depan. Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi meminta dispensasi kewajiban penggunaan Euro 4 diberlakukan mulai 2019.

(Baca: Kewajiban Standardisasi Euro 4 Hanya untuk Mobil Tipe Baru)

Kunjungan pengurus Gaikindo menghadap Kalla juga untuk meminta agar Wakil Presiden membuka acara tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 mendatang. Perhelatan pameran otomotif tersebut akan berlangsung dari tanggal 10 hingga 20 Agustus mendatang.

"Total ada 40 jenis mobil baru di sana (pameran GIIAS 2017) ," kata Jongkie.

Video Pilihan

Artikel Terkait