Investor dari 4 Negara Berebut Beli Ruas Tol Waskita Karya

"Jadi total 14 investor yang berasal baik dari luar maupun dalam negeri"
Miftah Ardhian
26 Juni 2017, 15:00
Waskita KATADATA|Arief Kamaludin
Waskita KATADATA|Arief Kamaludin

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. telah membuka lelang beberapa ruas tol yang dimilikinya. Sejauh ini, sudah ada investor dari empat negara dan beberapa perusahaan domestik yang telah menyatakan minatnya untuk ikut dalam lelang tersebut.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti menjelaskan, saat ini proses lelang tersebut tengah memasuki tahap due diligence (uji tuntas) dari masing-masing investor. Pada proses terdapat banyak investor dari dalam dan luar negeri yang telah menyatakan minat mengikuti lelang tersebut.

Tercatat, beberapa perusahaan dari empat negara telah menyatakan minatnya. "Jadi total 14 investor yang berasal baik dari luar maupun dalam negeri," ujar Shastia kepada Katadata, di jakarta, Jumat (23/6). (Baca: Cari Dana Segar, Waskita Karya Lego 17 Ruas Tol Miliknya)

Sahstia menjelaskan dana yang akan terhimpun dari hasil penjualan beberapa jalan tol ini akan digunakan untuk mendanai pembangunan tol-tol baru. Namun, dirinya enggan merinci proyek tol mana saja yang tengah diincar oleh perusahaan pelat merah tersebut. Saat ini, pihak Waskita Karya masih melakukan kajian untuk mengikuti lelang pengadaan tol-tol baru.

Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq mengungkapkan keempat negara yang telah menyatakan minatnya untuk mengikuti lelang tersebut adalah dari Kanada, Malaysia, Tiongkok, dan Australia. Sedangkan, beberapa 'pemain' tol lokal yang menyatakan minatnya adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan anak usaha anak usaha PT Astra International Tbk.

"Dari seluruh penjualan ini ditargetkan bisa dapat lebih dari Rp 7 triliun," ujar Choliq. (Baca: Incar Dana Rp 7 Triliun, Waskita Jual Tol dan Saham Anak Usaha)

Choliq pernah mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan proses penerbitan saham baru atau rights issue anak usahanya yakni PT Waskita Toll Road. Aksi ini merupakan bagian dari proses lelang tersebut. "Karena Waskita Toll Road memiliki 18 ruas jalan tol, otomatis profil 18 ruas jalan tol itu ditenderkan," ujarnya.

Selain right issue anak usaha, Waskita Karya juga akan melepas beberapa ruas tol di Trans Jawa. Tol adalah Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Pasuruan-Probolinggo. Rencananya beberapa ruas tol ini ditawarkan dalam satu paket.

Ada dua lembaga yang bertugas untuk menawarkan ruas-ruas tol miliknya itu adalah PT Danareksa dan BNI Sekuritas. Penawaran pun akan dilakukan kepada investor dalam dan luar negeri. Dia memastikan penjualan tol ini bukanlah sekuritisasi, tapi melepas semua asetnya.

"Saya jual. Sekuritisasi itu saya kira tidak pas, karena sama saja dengan utang kan," katanya. (Baca: Hutama Karya Bidik Rp 4 Triliun dari Sekuritisasi Aset Tol Priok)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait