Adhi Karya Akan Bentuk Anak Usaha Baru Tahun Ini

Anak usaha yang baru ini akan fokus mengembangkan proyek-proyek hunian di daerah yang dekat moda transportasi.
Miftah Ardhian
25 Juni 2017, 11:00
adhi-karya.jpg
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. berencana memisahkan (spin off) salah satu divisi yang ada di perusahaannya, yakni divisi hotel dan properti, menjadi anak usaha baru. Entitas baru ini akan fokus mengembangkan proyek-proyek hunian di daerah yang dekat moda transportasi.

"Tidak secara khusus di sekitar Light Rail Transit (LRT) saja, tapi di sekitar moda transportasi lainnya," Direktur Keuangan Adhi Karya Harris Gunawan kepada Katadata, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan perusahaannya menargetkan akan melakukan spin off divisi hotel dan properti pada tahun ini. Aksi korporasi tersebut perlu dilakukan lantaran kebutuhan dana untuk untuk pengembangan properti dan hotel sangat besar. 

(Baca: Danai Proyek LRT, Adhi Karya Terbitkan Obligasi Rp 3,5 Triliun)

Anak usaha yang baru ini bisa mencari pendanaan sendiri untuk membangun properti di dekat moda transportasi.  Dengan membentuk anak usaha baru, perusahaan tersebut dapat mencari ekuitas di pasar modal melalui mekanisme penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

"Selain itu juga bisa mencari pendanaan lain di pasar modal dan tempat lainnya," ujar Harris. Meskipun demikian, dirinya mengaku belum melakukan valuasi, sehingga, belum bisa menargetkan perolehan dana dari IPO anak usaha barunya ini.

Yang jelas, kata Harris, rencana IPO anak usaha barunya ini akan dilakukan berbarengan dengan rencana IPO anak usaha lainnya yakni PT Adhi Persada Gedung (APG) yang akan dilakukan pada tahun 2018. Dengan memiliki inti bisnis yang berbeda, Adhi Karya optimistis penawaran saham perdana dua anak usahanya ini akan diminati oleh investor.

Rencana penjualan saham perdana APG batal dilakukan pada tahun ini. Alasannya, perseroan masih membutuhkan waktu untuk melakukan persiapan dan banyaknya rencana anak usaha BUMN lain yang memiliki bisnis sejenis yang akan IPO tahun ini.

(Baca: Penjualan Saham Perdana Anak Usaha Adhi Karya Mundur ke 2018)

Harris mengatakan rencana penjualan saham perdana APG akan menggunakan buku September. Dengan demikian, masih perlu persiapan seperti penunjukan perusahaan penjamin efek dan hal teknis lainnya. "Jadi, target kami sekarang (IPO APG) akan dilakukan di kuartal I tahun 2018," ujar Harris. 

Video Pilihan

Artikel Terkait