Sosialisasikan Kinerja, Kementerian ESDM Rilis Situs dan Akun Medsos

"Dulu sejarahnya, website kami tidak up to date. Sekarang lebih user friendly dan berisi informasi yang up to date"
Miftah Ardhian
22 Maret 2017, 16:17
Web ESDM
Arief Kamaludin|KATADATA
Kementerian ESDM meluncurkan website dan akun media sosial resmi di Jakarta, Rabu, (22/3).

Kementerian Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi meluncurkan situs dan akun media sosial (medsos) resmi. Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan komunikasi dan sosialisasi kinerja Kementerian ESDM kepada masyarakat.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan peluncuran website dan akun medsos kementeriannya ini merupakan upaya yang sangat baik dalam rangka memodernisasi cara berkomunikasi kepada masyarakat dan juga seluruh pihak-pihak terkait. Dia berharap masyarakat akan lebih tertarik untuk mengetahui pemberitaan dari Kementerian ESDM melalui website dan akun medsos resmi ini.

"Kami coba ini agar masyarakat lebih tertarik dengan pemberitaan kami. Apa yang kami kerjakan dan tidak kami kerjakan harus dikomunikasikan dengan baik," ujar Jonan saat acara peluncuran website dan akun medsos resmi Kementerian ESDM, di Jakarta, Rabu (23/3).

Jonan mengakui kementeriannya memang sudah memiliki website dan beberapa akun medsos resmi sebelumnya. Namun, pengelolaan kedua media komunikasi ini kurang terurus dan sering terbengkalai. Saat ini tim Kementerian ESDM telah memperbaiki dan akan memaksimalkan penggunaan website serta akun medsos ini.

"Seringkali saya dikasih data yang berbeda. Makanya, nanti semua data misalnya seismik, survei geologi, data panas bumi, dan data migas, semua jadi satu di situ (website)," ujar Jonan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Sujatmiko mengatakan kegiatan peluncuran ini merupakan tindak lanjut arahan Jonan saat dia memimpin kementerian ini. Jonan ingin peran tiga media digital, yakni website, akun medsos dan email resmi Kementerian ESDM berjalan maksimal.

Sujatmiko juga mengakui bahwa selama ini pengelolaan media komunikasi digital kementeriannya kurang baik. "Dulu sejarahnya, website kami tidak up to date. Sekarang lebih user friendly (mudah digunakan) dan berisi informasi yang up to date (terbaru)," ujar Sujatmiko.

Dia menjelaskan, dalam memodernisasi website Kementerian ESDM, pihaknya menggandeng PT Kereta api Indonesia (Persero) dan PT Telkom (Persero) Tbk. untuk membantu agar bisa lebih mudah digunakan. Dalam situs terbarunya, terdapat tambahan menu seperti inforgrafis, videografis, galeri foto, serta pembaruan informasi dan publikasi yang akan diperbarui secara berkala.

"Ada juga isi siaran pers teraktual. Semua bisa diakses di www.esdm.go.id," ujar Sujatmiko.

Untuk medsos, Kementerian ESDM mengaktifkan tiga layanan yakni Facebook, Twitter, dan Instagram. Hingga saat ini akun Facebook kementerian sudah mendapatkan 44.441 likes. Jumlahnya naik 363 persen jika dibandingkan bulan Juni 2016 yang hanya 12.259 likes.

Sementara akun Twitter tercatat memiliki 57.600 pengikut (followers) per bulan Maret 2017 atau naik 2.297 persen jika dibandingkan bulan Juni 2016 yang sebnyak 2.507 pengikut. Terakhir, Instagram dengan 8.989 pengikut sejak awal dibentuk pada Juni 2016.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait