Melebihi Malaysia, Kerja Sama Bisnis Indonesia - Arab Saudi Rp 120 T

Nilai ini merupakan total dari lima nota kesepahaman (MoU) yang disepakati pengusaha Indonesia dan Arab Saudi
Ameidyo Daud Nasution
2 Maret 2017, 15:50
Kadin
Arief Kamaludin|KATADATA

Pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama bisnis senilai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 120 triliun. Kerja sama bisnis ini dijalin seiring dengan kunjungan Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Aldulaziz Al Saud, ke Indonesia. Nilai kerja sama tersebut lebih besar dibandingkan hasil yang diperoleh Malaysia dari lawatan Raja Salman pekan lalu sebesar US$ 7 miliar.  

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, nilai investasi itu merupakan total dari lima MoU. Beberapa kesepakatan bisnis ini adalah pembangunan rumah murah, pengembangan infrastruktur, serta pariwisata dan turisme.

Salah satu perusahaan yang melakukan penandatanganan MoU ini adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tapi, dia tidak menyebutkan perusahaan lain Indonesia atau perusahaan Arab yang terlibat dalam lima MoU tersebut.

"Targetnya kurang lebih US$ 9 miliar dan disaksikan beberapa menteri baik dari Indonesia maupun Arab Saudi," kata Rosan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3). (Baca: Dana Saudi Rp 13,3 Triliun dalam 11 Kesepakatan Jokowi - Raja Salman)

Rosan mengatakan penandatangan lima MoU ini dilakukan pada Kamis ini. Namun, dia tidak menyebut secara detail lokasinya. Berdasarkan agenda resmi Kadin Indonesia, hari ini akan ada acara Indonesia - Saudi Arabia Business Forum yang dihelat di Hotel Grand Hyatt Jakarta.

Kadin Indonesia berharap kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia dapat mendorong dan menumbuhkan gairah investasi dari pengusaha Arab Saudi di Tanah Air. Pasalnya hingga saat ini realisasi investasi Arab Saudi masih terhitung rendah.

"Jadi kami harap kedatangan Raja bisa jadi trigger (pemicu) investasi," kata Rosan. (Baca: Investor Arab Saudi Incar Tiga Kawasan Wisata)

Kesepakatan ini akan menyusul sebelas Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu kemarin. Penandatanganan kerja sama dalam berbagai bidang itu disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Raja Salman bin Abdulaziz.

Salah satu yang bernilai paling besar adalah kerjasama antara The Saudi Fund for Development dengan Kementerian Keuangan senilai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 13,3 triliun. “Itu salah satu yang ditandatangani,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Sementara Menteri Luar Negeri Arab Saudi Nizar bin Obaid Madani mengatakan kerjasama ini sangat penting dalam peningkatan hubungan bilateral kedua negara. Dirinya juga mengatakan Raja Salman sendiri saat ini mengakui kemajuan pembangunan di Indonesia.

"Kedua pemimpin juga telah melakukan berbagai pembicaraan baik politik maupun ekonomi," kata Nizar.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait