CEO Freeport McMoRan Belum Putuskan Pengganti Chappy Hakim

“Kami sedang melakukan assessment untuk pengganti yang baru,” kata CEO Freeport McMoRan
Anggita Rezki Amelia
20 Februari 2017, 18:28
chappy hakim
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Penasihat Senior PT Freeport Indonesia Chappy Hakim mengikuti sesi konferensi pers oleh President dan CEO Freeport-McMoRan Inc Richard C Adkerson di Jakarta, Senin (20/2).

Freeport McMoRan Inc sedang menyiapkan pimpinan baru PT Freeport Indonesia. Bos baru ini untuk menggantikan Presiden Direktur Freeport Indonesia sebelumnya, Chappy Hakim, yang menyatakan mundur dari jabatannya pekan lalu.

President dan CEO Freeport McMoRan Inc Richard C. Adkerson saat ini pihaknya masih melakukan penilaian terhadap kandidat bos Freeport Indonesia selanjutnya. “Kami sedang melakukan assessment untuk pengganti yang baru,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/2).

Meski begitu, Richard masih belum mau menyebutkan siapa saja kandidat calon bos baru Freeport Indonesia ini. Dia pun tidak memberitahu kapan Presiden Direktur baru akan diangkat. 

Terkait dengan mundurnya Chappy Hakim, Richard menjelaskan hal ini merupakan pribadi. Dia meyakini tidak ada permasalahan mendasar yang menyebabkan Chappy mengundurkan diri dari jabatannya. Setelah melepas jabatan Presiden Direktur, Chappy kembali ke posisinya semula sebagai penasihat Freeport. 

(Baca: Jonan Pilih Freeport Arbitrase Daripada Hembuskan Isu PHK)

Richard mengaku senang bisa bekerjasama dengan Chappy dalam tiga bulan terakhir dan Freeport pun menghormati keputusan mundur tersebut. Menurutnya tanggung jawab yang diemban Chappy selama menjadi bos Freeport bukanlah pekerjaan yang mudah.

Apalagi saat ini Freeport masih terlibat banyak isu dengan pemerintah. “Saya bisa katakan ini pekerjaan yang berat, apalagi ada banyak isu juga,” kata dia. (Baca: Upaya Lobi Bos Besar Freeport yang Berujung Ancaman Arbitrase)

Di sisi lain, Freeport saat ini tengah menempuh upaya penyelesaian sengketa dengan pemerintah Indonesia selama 120 hari. Dia ingin pemerintah berlaku adil terhadap Freeport sebagai investor tertua dan terbesar di Indonesia. 

Permasalahan yang belum selesai antara Freeport dan Indonesia juga menjadi perhatian pemerintah Amerika serikat. Alasannya banyak dari warga Amerika yang berinvestasi untuk Freeport McMoran.

"Jadi apapun yang terjadi di sini akan menjadi perhatian pemerintah AS. Seperti juga Freeport Indonesia, pemerintah mereka juga melihat Freeport sebagai partner yang dinamis," kata dia. Sekadar informasi, dalam Fortune 500, Freeport menduduki peringkat 155 sebagai perusahaan terbesar yang memproduksi tembaga di dunia.

(Baca: Mulai Proses Arbitrase, Bos Freeport: Pemerintah Langgar Kontrak)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait