Kementerian Energi Akan Lelang 9 Blok Migas Tahun Ini

"Itu target sesuai rencana strategis ada sembilan, tapi kenyataannya nanti berapa yang akan dilelang tergantung persiapan"
Anggita Rezki Amelia
18 Januari 2017, 15:37
Migas
Dok. Chevron

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akan melelang sembilan blok migas konvensional tahun ini. Selain blok migas yang belum laku pada lelang sebelumnya, ada juga blok migas baru yang akan ditawarkan. Saat ini kementerian masih mempersiapkan blok migas yang akan dilelang tersebut.

"Itu target sesuai rencana strategis ada sembilan, tapi kenyataannya nanti berapa yang akan dilelang tergantung persiapan," kata Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM Tunggal kepada Katadata di Kementerian ESDM, Rabu (18/1).

Tunggal masih enggan menyebutkan apa saja blok migas yang akan dilelang tahun ini. Dia hanya mengatakan dari sembilan blok migas konvensional tersebut sebagian besar berlokasi di wilayah Timur Indonesia.

Menurutnya masih banyak potensi migas di wilayah timur yang belum dibuktikan cadangannya. Kementerian sedang mendorong perusahaan-perusahaan migas untuk mau berinvestasi menggarap ladang-ladang migas di wilayah tersebut.

Advertisement

Sementara untuk pelelangan blok migas nonkonvensional, Tunggal belum bisa memastikan apakah ada yang bisa dilelang tahun ini. Pihaknya masih melakukan kajian dengan melibatkan instansi terkait seperti Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian ESDM serta Badan Geologi Kementerian ESDM.

Kajian ini bertujuan agar persiapan lelang blok nonkonvesional bisa lebih matang. "Kami masih terus rapat," kata dia. (Baca: Kementerian Energi: Baru 1 Blok Migas Laku dalam Lelang 2016)

Sebelumnya, pada Desember lalu, Menteri ESDM Ignasius Jonan pernah memaparkan enam program prioritas di sektor migas yang menjadi rencana besar Kementerian ESDM tahun ini. Salah satunya terkait penetapan wilayah kerja migas.

Tahun ini, Jonan menargetkan penawaran wilayah kerja migas akan semakin banyak. Dari data yang ia paparkan, ada sekitar 10 wilayah kerja migas yang akan ditawarkan dalam lelang. Terdiri dari delapan wilayah kerja migas konvensional dan dua wilayah kerja migas nonkonvensional.

Namun, Tunggal mengatakan 10 blok migas ini belum bisa dipastikan akan dilelang tahun ini.  "Masalahnya kan ini terus berubah, kesiapan datanya segala macam, namanya juga itu outlook," kata dia.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir tren penawaran blok migas yang dilakukan Kementerian ESDM mengalami penurunan. Pada 2014 misalnya, dari 21 blok migas yang dilelang, hanya 11 blok saja yang laku. Sementara tahun 2015, lelang delapan blok konvensional tidak satu pun yang mendapatkan pemenang. (Baca: Minat Investor Minim, Pemerintah Ulang Lelang Blok Migas)

Adapun untuk 2016, terdapat 14 blok migas yang dilelang. Namun dari jumlah tersebut, Kementerian ESDM telah memberi sinyal bahwa hanya satu blok migas saja yang laku."Cuma satu (pemenang), peminatnya ada beberapa tapi yang lolos mungkin satu," kata Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM I.G.N Wiratmaja Puja, tanpa menyebutkan nama blok migas tersebut.

Tunggal berharap lelang blok migas kali ini lebih atraktif. Apalagi pemerintah akan merilis aturan baru terkait skema kontrak kerjasama baru, yakni gross split.  Dengan skema tersebut, negara tidak lagi menanggung cost recovery. Bagi hasil yang didapat negara sudah bersih, tanpa dikurangi biaya lain.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait