Dapat Mitra, Genting Ajukan Pengembangan Blok Kasuri Bulan Depan

"Pokoknya tahun ini harus mengajukan. Seharusnya tahun lalu tapi diundur kan," ujar Direktur Pembinaan Hulu Kementerian ESDM Djoko Siswanto.
Anggita Rezki Amelia
3 Mei 2016, 10:53
migas
KATADATA
migas

Genting Oil akan mengajukan proposal rencana pengembangan lapangan (PoD) Blok Kasuri. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan dalam satu atau dua bulan ini proposalnya akan diserahkan.

Kepala Humas SKK Migas Taslim Yunus mengatakan perusahan migas asal Malaysia itu Genting belum juga mengajukan proposal PoD sejak tahun lalu. Alasannya perusahaan migas asal Malaysia ini belum menemukan calon mitra di Blok Kasuri.

Genting pun menunda pengajuan proposal tersebut kepada SKK Migas. Saat ini Genting sudah berencana mengajukan, karena sudah memiliki mitra. "Sudah ada calon-calonnya, tinggal memutuskan," ujar Taslim kepada Katadata, Senin (2/5). (Baca: Proposal Pengembangan Blok Kasuri Menunggu Sertifikasi Cadangan)

Menurut Taslim, calon mitra Genting Oil di Blok Kasuri terdiri dari perusahaan-perusahaan migas besar. Namun, dia belum mau menyebutkan nama-nama perusahaannya. Kantor pusat Genting Oil di Malaysia juga belum memutuskan perusahaan mana yang akan ditetapkan sebagai mitra.

Setelah diputuskan, Genting Oil akan meminta persetujuan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Taslim juga mengaku tidak tahu berapa persen hak pengelolaan yang akan dijual Genting kepada mitranya. 

SKK Migas mencatat masa eksplorasi Genting Oil di Blok Kasuri akan habis tahun depan. Artinya perusahaan ini harus segera mengakhiri status masa eksplorasi dan mulai masuk ke produksi. Makanya pengajuan PoD pun harus segera dilakukan.

Kementerian ESDM juga mendesak agar Genting secepatnya mengajukan proposal PoD Blok Kasuri. "Pokoknya tahun ini mereka harus mengajukan. Seharusnya tahun lalu tetapi diundur kan," ujar Direktur Pembinaan Hulu Kementerian ESDM Djoko Siswanto. (Baca: Terancam Setop, SKK Migas Minta Genting Ajukan Proposal Pengembangan)

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Migas, jangka waktu eksplorasi adalah enam tahun. Masa eksplorasi tersebut dapat diperpanjang hanya satu kali paling lama empat tahun. Apabila dalam jangka waktu tersebut kontraktor tidak menemukan cadangan minyak atau gas bumi yang dapat diproduksikan secara komersial, kontraktor wajib mengembalikan seluruh wilayah kerjanya. 

Genting sebenarnya pernah mengajukan untuk melepas tahapan eksplorasi sekitar September atau Oktober tahun lalu. Proses ini dilakukan agar bisa mengajukan proposal PoD. Namun SKK Migas belum bisa menerima permintaan tersebut. Perusahaan ini harus melakukan pengeboran satu atau dua sumur baru, sebelum melepas status eksplorasi.

Penambahan sumur diperlukan karena struktur cadangan di Blok Kasuri berbeda. Ada beberapa yang kondisinya bagus, tapi ada yang kurang optimal. Bahkan, satu struktur Kasuri masuk wilayah Blok Tangguh. (Baca: Pertamina Tertarik Beli Saham Genting Oil di Blok Kasuri)

Menurut SKK Migas, lebih struktur tersebut diajukan dalam satu proposal PoD. Apalagi struktur tersebut banyak berada di daerah terpencil, sulit dijangkau, dan risikonya pun besar. Sehingga dengan jumlah sumur yang ada saat ini dinilai masih kurang ekonomis. Makanya perlu penambahan sumur baru. 

Untuk informasi, Blok Kasuri merupakan salah satu dari 26 blok yang ditawarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kepada investor pada 2006. Pada Februari 2011, Genting selaku operator blok migas tersebut menemukan cadangan gas sebesar 2,2 triliun kaki kubik (TCF). Cadangan ini hanya berasal dari satu sumur yang bernama Kido.

Pengeboran pun kembali dilakukan pada 2013 dan Genting menemukan cadangan gas baru dari 10 sumur eksplorasi tambahan. Selama ini, Genting Oil sudah mengeluarkan investasi mencapai US$ 400 juta untuk eksplorasi. Rencananya Blok Kasuri akan berproduksi dua tahun lagi.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait