Lapangan Gas Donggi akan Beroperasi Lebih Cepat

Proyek gas Donggi akan mulai beroperasi bulan depan, lebih cepat dari target SKK Migas pada Kuartal II-2016
Safrezi Fitra
18 Februari 2016, 19:46
Pertamina
Donang Wahyu|KATADATA
Kantor pusat Pertamina Jakarta.

KATADATA - Proyek gas lapangan Area Donggi yang dikelola oleh anak usaha PT Pertamina (Persero) di Sulawesi Tengah akan mulai beroperasi (on stream) bulan depan. Rencana ini lebih cepat dari dari target Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Bumi (SKK Migas) pada kuartal II atau sekitar April hingga Juni tahun ini.

Senior Vice President Upstream Strategic Planning and Operation Evaluation Pertamina Meidawati mengatakan untuk tahap awal, lapangan Area Donggi akan memproduksi gas sebanyak 50 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Selanjutnya secara bertahap produksinya akan meningkat menjadi 60 mmscfd.

Dia mengaku sebenarnya Pertamina sudah punya komitmen pembeli untuk gas yang akan diproduksi dari Area Donggi. Pembeli tersebut adalah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang akan menyerap 20-25 mmscfd. Sementara sisanya sebanyak 30 mmscfd akan diolah menjadi gas alam cair (Liquefied Natural Gas / LNG) di Kilang Donggi Senoro

Rencananya, PLN akan menyerap gas dari Donggi dalam jangka panjang. Namun, hingga kini Pertamina belum mendapatkan kepastian mengenai hal ini dari PLN.  Kedua perusahaan negara ini masih mengevaluasi jangka waktunya. Biasanya, kata Meidawati, kerjasama perjanjian jual beli gas ini jangka waktunya 10 tahun.

Pembahasan mengenai kontrak dengan PLN pun masih berjalan dan belum final. "Masih dalam persiapan Head of Agreement (kesepakatan awal kontrak)," ujar Meidawati kepada Katadata, Kamis (18/2). (Baca: Tahun Ini 13 Proyek Migas Mulai Beroperasi)

Selain proyek gas di Area Donggi, SKK Migas mencatat ada 12 proyek migas lain yang akan mulai beroperasi tahun ini. Ada enam proyek di paruh pertama, diantaranya Lapangan Bukit Tua oleh Petronas Ketapang Ltd. dan proyek laut dalam (IDD) Bangka di Selat Makasar oleh Chevron. Enam proyek lagi akan beroperasi pada semester II, salah satunya proyek Pertamina yang berdekatan dengan Area Donggi, yakni Pondok Makmur.

13 proyek yang mulai beroperasi tahun ini diharapkan dapat menambah produksi migas untuk mengejar target lifting tahun ini. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 lifting minyak ditargetkan sebesar 830 ribu barel per hari. Sementara lifting gasnya sebesar 1,15 juta barel setara minyak per hari.

Reporter: Anggita Rezki Amelia
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait