Pertamina Akan Ajukan Proposal Blok Sanga-Sanga Tiga Bulan Lagi

Saat ini Pertamina masih melakukan evaluasi terhadap data Blok Sanga-Sanga
Safrezi Fitra
4 Februari 2016, 13:57
Pertamina
Arief Kamaludin|KATADATA

KATADATA - PT Pertamina (Persero) telah mendapat izin untuk membuka ruang data (data room) Blok Sanga-Sanga. Saat ini Pertamina sedang mengkaji dan mengevaluasi data tersebut sebelum memutuskan untuk mengambil alih Blok Sanga-Sanga, yang akan habis kontraknya pada 2018.

Senior Vice President Upstream Business Development Pertamina Denie S. Tampubolon mengatakan evaluasi yang dilakukan mencakup banyak hal. Beberapa diantaranya adalah mengenai resources atau cadangan migas yang tersisa, aspek teknis, aspek komersial, dan sumber daya manusia yang ada di Blok Sanga-Sanga.

Biasanya evaluasi dilakukan sekitar tiga sampai empat bulan. “Bayangan saya tiga bulan. Pokoknya setelah tiga bulan itu kami akan berikan proposal kepada pemerintah,” ujar Denie di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Denie, pemerintah belum tentu langsung menyetujui proposal Pertamina dan memberikan hak pengelolaan Blok Sanga-Sanga, setelah kontrak dengan VICO Indonesia berakhir. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi dan melihat kesiapan Pertamina dalam mengelola blok migas tersebut.

Saat ini pun VICO Indonesia sudah mengajukan untuk memperpanjang kontraknya. Mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 15 tahun 2015 pemerintah memiliki tiga opsi untuk memutuskan pengelolaan blok migas yang akan berakhir kontraknya. (Baca: PGN Tidak Prioritaskan Ambil Alih Blok Sanga-Sanga)

Pertama, perpanjangan kontrak oleh kontraktor lama. Kedua, pengelolaan oleh Pertamina. Ketiga, pengelolaan bersama antara kontraktor lama dan Pertamina. Artinya, bisa saja pemerintah memberikan hak pengelolaan sepenuhnya kepada Pertamina, memperpanjang kontrak VICO, atau diberikan kepada VICO dan Pertamina.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM I.G.N. Wiratmaja Puja sempat mengatakan blok-blok yang habis masa kontraknya pada 2018 akan ditawarkan ke Pertamina. Namun, belum tentu juga Pertamina ingin mengelola blok migas yang ditawarkan. "Kalau Pertamina tidak mau, akan kami lelang," ujar Wiratmaja.

Blok Sanga-Sanga merupakan salah satu blok migas yang menyimpan cadangan besar di Indonesia. Selama hampir setengah abad VICO mengolah sumber migas dari Blok Sanga-Sanga. Dari sisi produksi minyak, VICO memang terpaut jauh dari produsen lainnya di Indonesia. Namun, berbekal gas alam dari Blok Sanga-Sanga, VICO tergolong produsen gas bumi yang patut diperhitungkan. 

Hingga saat ini Blok Sanga-Sanga masih memiliki cadangan minyak sebesar 13,2 juta tangki barel (mmstb) dan gasnya 448,96 miliar kaki kubik (bscf). Sementara produksinya sebesar 16.733 barel setara minyak per hari (boepd). (Baca: Pemerintah Usul Masa Kontrak Blok Migas Lebih Dari 30 Tahun)

Reporter: Anggita Rezki Amelia
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait