Pemerintah Bentuk Tim Pengawas Transisi Blok Mahakam

"Akan dibentuk oversight committee. Sedang difinalkan"
Safrezi Fitra
30 Oktober 2015, 12:43
No image
Menteri ESDM, Sudirman Said

KATADATA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membentuk tim pengawas dalam masa transisi Blok Mahakam. Tim ini akan mengawasi jalannya peralihan blok migas tersebut dati Total E&P kepada PT Pertamina (Persero).

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan saat ini pembentukan tim tersebut masih dalam tahap pengkajian. Namun, dia belum bisa memastikan kapan kajiannya akan selesai. Dalam waktu dekat akan dilakukan pembentukannya.

"Blok Mahakam akan dibentuk oversight committee. Sedang difinalkan," kata dia kepada Katadata, Jumat (30/10).

(Baca: Penilaian Aset Masih Mengganjal Finalisasi Kontrak Blok Mahakam)

Sudirman sebenarnya sudah memiliki nama-nama orang yang akan dilibatkan dalam tim ini. Namun, dia masih belum bisa mengungkapkannya. Dia hanya mengatakan orang-orang yang akan masuk dalam tim ini memiliki rekam jejak yang baik.

"Tunggu difinalkan saja, tapi yang masuk tim orang-orang yang baik dan benar (tidak pernah tersangkut kasus pelanggaran konstitusi)," ujar dia. 

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan tim tersebut akan terdiri dari beberapa kalangan. Ada beberapa mantan pejabat negara yang sudah pensiun akan masuk dalam tim tersebut. 

"Ada dari pemerintah, perguruan tinggi, mantan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dan mantan manajemen Total E&P Indonesie. Ada juga profesional yang menguasai seluk beluk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)," kata Djoko.

(Baca: Masih Ada Hambatan Dalam Pembahasan Blok Mahakam)          

Tidak ada perwakilan dari Pertamina yang masuk dalam tim ini. Pemerintah, kata Djoko, memiliki alasan sendiri, kenapa tidak melibatkan Pertamina. Salah satu alasannya adalah tim ini membantu Pertamina dalam masa transisi pengambilalihan Blok Mahakam. Makanya tidak perlu ada perwakilan dari Pertamina.

Djoko menjelaskan tugas utama dari tim ini adalah untuk memastikan agar peralihan Blok Mahakam dari Total E&P Indenesie ke Pertamina bisa berjalan sesuai target pada 2017. Tim ini juga akan mengawasi jalannya peralihan tersebut.

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait